AMBON, Siwalimanews – Pemprov Maluku menyerahkan SK 80 persen kepada 328 CPNS yang dintatakan lulus pada seleksi CPNS tahun 2019 lalu.

SK 80 persen ini diserahkan oleh Sekda Maluku Kasrul Selang kepada perwakilan 238 CPNS yang berlangsung di lantai 7 kantor gubernur, Rabu (3/2).

Gubernur Maluku dalam sambutan yang dibacakan oleh Sekda Maluku Kasrul Selang mengatakan salah satu kriteria dan persyaratan utama untuk menjadi negara maju adalah memiliki SDM aparatur yang unggul dan berkualitas serta menguasai ilmu dan teknologi.

“Sistem perekrutan yang baik akan menghasilkan ASN yang berkualisas begitu pula sebaliknya,” katanya.

Dijelaskan pegangkatan CPNS ini melaksankan dengan Sistem Computer Assisted Test (CAT). Melalui sistem ini, nilai ujian dapat diketahui dan di monitor oleh publik secara luas.

Baca Juga: Talud Jebol, Belasan Rumah di SBB Terendam Air Laut

“Jadi betapa ketatnya rekrutmen kita, saya berharap kalian adalal hasil yang baik dari rekruitmen itu,” jelasnya.

Sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas sebagai CPNS, dirinya menginstruksikan kepada CPNS yakni, pertama sebelum diangkat menjadi PNS CPNS harus menjalani masa percobaan selama atau masa pra jabatan selama 1 tahun sejak diangkat menjadi CPNS.

“Selama masa percobaan tersebut saudara-saudara akan dinilai apakah layak untuk diangkat sebagai PNS atau tidak. Saya harapkan saudara-saudara dapat mengikuti masa pra jabatan tersebut dengan baik sehingga dapat memenuhi syarat dan kualifikasi untuk diangkat,” tegasnya.

Kedua, setidaknya ada tigas tugas utama yang diemban CPNS sekaligus ASN yaitu melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh pejabat pembina kepegawaian, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas serta mempererat persatuan dan kesatuan NKRI.

“Tugas mulia inilah yang harus saudara-saudara pikul sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, laksanakanlah amanat tersebut dengan penuh tanggung jawab berlandaskan nilai dasar, kode etik dan kode perilaku sebagai CPNS,” ujarnya.

Ketiga, pengangkatan saudara-saudara sebagai CPNS dilaksa­nakan dalam suasana kepriha­tinan karena pandemi Covid-19 yang telah menimbulkan krisis kesehatan dan ekonomi bahkan dampaknya kemudian menyentuh pada seluruh aspek kehidupan masyarakat.

“Dalam situasi dan kondisi seperti ini saudara-saudara harus terpanggil dan dapat memberikan kontribusi kongkrit dalam penanganan Covid-19 terutama untuk membantu dan melayani masyarakat dalam menghadapi krisis saat ini,” tandasnya.

Sementara itu Kepala BKD Jasmono mengatakan Pemprov Maluku mendapatkan jatah formasi CPNS tahun 2019 sebanyak 369 formasi dengan rincian formasi umum sebanyak 362 formasi tenaga guru 262 formasi, tenaga kesehatan 10 formasi tenaga teknis 90 formasi dan formasi disabilitas 7 formasi.

“Yang melamar pada untuk me­rebut 369 formasi 9046 pelamar dan hasil tes baik seleksi kompetensi dasar dan kompetensi bidang  se­banyak 328 peserta dengan rincian sebagai tenaga guru sebanyak 233 formasi, tenaga kesehatan seba­nyak 6 formasi, tenaga teknis 89 formasi,” tandasnya. (S-39)