Ambon, Siwalimanews – Kepala Bappekot-Litbang Ambon, Enricho Matitaputty, membeberkan anggaran sebesar 180 Milyar telah di plot khusus untuk youth creative hub.

“Jadi kurang lebih 180 miliar membangun gedung pusat kreatif anak muda,” jelas Matitaputty kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Rabu (21/7).

Matitaputty mengungkapkan, sampai dengan saat ini Bappekot masih menunggu hasil rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah.

“Kita masih menunggu rekomendasi dari BIN Daerah, baru Kementerian PUPR menganggarkan kembali,” katanya.

Hanya saja yang menjadi kendala saat ini pandemik Covid-19 belum berakhir, sehingga, masih berat untuk dilaksanakan pembangunannya.

Baca Juga: Walikota Perintahkan Sekolah Ringankan Biaya Seragam

“Kondisi negara saat ini saya pikir beratlah, karena anggaran yang akan dipakai bukan bernilai kecil namun sangat besar,” tandasnya.

Namun, lanjutnya, pihak pemkot telah mempersiapkan segalanya, tinggal rekomendasi keluar, kemudian anggaran disetujui dan pengerjaannya pun berjalan.

“Semua sudah selesai, karena syaratnya lahan clean and clear, perencanaan. Perencanaannya sudah ada di PUPR, amdalnya sudah ada di DLHP, Amdalalin sudah ada di Perhubungan, tinggal dialokasikan dana dari pusat,” pungkas Matitaputty.

Tunggu Rekomendasi BIN

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Pembangunan gedung pusat kreatif anak muda atau youth creative hub  direncanakan akan                dibangun tahun 2021, masih menunggu rekomendasi dari Badan Intelejen Negara (BIN) Daerah.

“Jadi Youth Creative Hub itu dilaksanakan oleh PUPR tapi berdasarkan rekomendasi dari BIN Daerah,” ungkap Kepala Bappeda-Litbang Kota Ambon, Enricho Matitaputty, kepada wartawan di Balai Kota Ambon, Rabu (23/6). (S-52)