1 Tamu Positif Corona, Operasional Hotel Amaris Dihentikan

AMBON, Siwalimanews – Operasional Hotel Amaris Ambon, terhitung mulai Senin (23/3) dihentikan, sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

Manager Hotel Amaris Firman yang dikonfirmasi wartawan disela-sela pemeriksaan kesehatan puluhan karyawaan dan sterilisasi hotel tersebut dari covid-19, Senin (23/3) membenarkannya, bahwa penghentian operasional ini berdasarkan instruksi dari pemda.

“Iya benar mulai hari ini, kita tidak terima tamu dulu, ini sesuai dengan instruksi dari pemda untuk proses pemeriksaan kesehatan dan sterilisasi guna mencegah penyebaran virus ini,” ungkap Firman.

Selain itu, firman juga mengaku, penghentian operasional ini juga dilakukan, sebab salah satu tamu hotel ini, sekarang telah ditetapkan sebagai pasien yang positif covid-19 atau corona.

Selain itu juga, 14 rekan pasien ini juga semuanya menginap di hotel ini, sehingga mereka juga masuk dalam daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP). Rekan-rekan pasien yang positif ini sekarang mereka juga diisolasi di Amaris Hotel.

“Sampai sekarang 14 rekan pasien postif corona ini masih di hotel kami. Mereka sementara menunggu tes kesehatan oleh dinas terkait,” ujar Firman.

Dijelaskan, permintaan peemriksaan kesehatan terhadap 14 rekan pasien positif corona yang menginap di Amaris Hotel ini juga atas permintaan manajeman hotel karena  sekaligus juga dilakukan peemriksaan terhadap seluruh karyawan hotel.

Pantauan Siwalimanews di Amaris Hotel terlihat tim kesehatan gabungan dari Dinas Kesehatan Kota Ambon dan Provinsi Maluku tiba di hotek tersbveut sekitar pukul 11.30 WIT. Tim ini disambut oleh manejer hotel Firman.

“Kita tidak bisa beri keterangan, sebab sistimnya satu pintu yah,” ungkap salah satu anggota tim kesehatan yang coba dikofirmasi Siwalimanews saat tiba di hotel itu untuk melakukan pemeriksaan karyawan dan 14 rekan pasien positif corona asal Bekasi dan sterilisasi terhadap hotel itu. (S-45)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *