Minggu, 05 September 2010

Kamis, 22 Juli 2010
Awal 2011, PLN Luncurkan Listrik Pra Bayar

Ambon - PT PLN (Persero) akan meluncurkan program listrik pra bayar di Provinsi Maluku dan Maluku Utara.

"Di bulan Agustus 2010, PLN akan melakukan pembenahan diri terkait rencana implementasi listrik pra bayar. Kita akan memulai dari rumah-rumah pegawai PLN dulu karena ini merupakan teknologi baru, kami ingin belajsar dulu, jangan sampai kami tawarkan kepada masyarakat, padahal kita belum siap jika terjadi masalah-masalah yang berakibat pada mengalirnya sejumlah komplain masyarakat," jelas General Manager PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku-Maluku Utara, Nyoman S. Astawa diselah-selah rapat2 antara pihak PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku-Maluku Utara dengan Komisi B DPRD Maluku di Baileo Rakyat Karang Panjang, Rabu (21/7).

Dikatakan, pihaknya tak ingin mempersulit para pelanggan nantinya, sebab tujuan dari implementasi listrik pra bayar ini adalah untuk mempermudah masyarakat layaknya mengisi pulsa pra bayar.

Untungkan PLN

Sementara itu, PT. PLN (Persero) Wilayah Maluku-Maluku Utara memperoleh keuntungan sebesar Rp. 774 juta selama tahun 2010 yang bersumber dari kenaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) sesuai dengan Peraturan Menteri (Permen) Energi dan Sumber Daya Mineral RI nomor 07 tahun 2010 tanggal 30 Juni 2010.

"Dari sisi pendapatan, kalau kami simulasi bahwa nantinya dengan kenaikkan TDL ini kami akan ada tambahan pendapatan itu sebesar Rp. 744 juta dengan adanya TDL yang baru ini," kata Astawa.

Dasar hukum PLN dalam menaikkan TDL, kata Astawa didasarkan pada Permen ESDM nomor 07 tahun 2010 tanggal 30 Juni 2010, karena selama ini tarif-tarif yang ditentukan untuk pemegang izin usaha ketenaga listrikan itu adalah cukup dengan perpres atau permen sehingga kuasa usaha tenaga kelistrikan saat ini tetap dipegang oleh pemerintah dan belum diberikan kepada PLN sebab saat ini PLN hanya diakui sebagai pemegang izin usaha.(cr-2)


Berita Lainnya :