Ambon - Talud penahan tanah pada lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) Muslim Air Besar (Arbes) Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon yang baru saja selesai dikerjakan beberapa waktu kembali roboh saat terjadinya hujan deras.
Kerusakan pada talud tersebut dikarenakan saat hujan deras yang melanda Kota Ambon beberapa waktu lalu yang mengakibatkan longsoran tanah pada TPU ini dan talud tersebut tidak mampu menahan longsoran tanah sehingga akhirnya patah. Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sendiri hingga saat ini belum juga meninjau lokasi tersebut.
Salah satu warga, Abdul Razak kepada Siwalima di Balai Kota Ambon, Kamis (8/7) mengatakan, pembangunan talud penahan tanah di TPU Muslim Airbes tepatnya di kerusakan talud penahan tanah di Rt 06/017 itu masih dalam tahap pemeliharaan, karena batu selesai dikerjakan beberapa waktui lalu.
"Akibat patahnya, talud penahan tanah itu mengakibatkan material tanah hasil timbunan dibawah air hingga menutupi rumah-rumah penduduk serta pondasi-pondasi warga yang dibangun dekat TPU tersebut," tandasnya .
Ia meminta kepada Dinas Tata Kota Ambon untuk segera memerintahkan kontraktor yang membangun talud tersebut untuk melakukan perbaikan, karena rumah-rumah warga terancam tertimbun tanah, jika terjadi hujan deras.
Sementara itu Kepala Dinas Tata Kota Ambon, Sam Latuconsina kepada wartawan di Balai Kota Ambon, kemarin mengatakan akan segera menurunkan stafnya untuk melihat proyek pembangunan talud di TPU Muslim Arbes tersebut dikarenakan, proyek talud penahan tanah di TPU Muslim ini masih dalam proses pemeliharaan.
"Kita akan lihat apakah kerusakan itu atas kelalaian kontraktor ataukah akibat bencana. Memang proyek ini masih dalam tahap pemeliharaan dan kita akan turunkan staf untuk segera meninjau. Dari tinjauan lapangan maka akan diambil kebijakan, dimana kerusakan terjadi akibat kelalaian, maka kita akan memerintahkan kontraktor untuk memperbaikinya," ujar Latuconsina. (S-26)
|