Ambon - Proses mobilisasi mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) berkapasitas 10 Mega Watt (MW) dari Pelabuhan Yos Sudarso ke PLTD Poka sekaligus penataannya bakal meleset target waktu yang telah ditetapkan.
Semula PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara memprediksi proses tersebut dapat dituntaskan, Sabtu (6/3), namun target waktu tersebut kemungkinan bakal meleset karena proses mobilisasi dan penataan yang dilakukan Jumat (5/3) sempat terkendala kapasitas "truck crane".
Pantauan Siwalima di PLTD Poka, hingga Jumat (5/3), terlihat sebanyak 13 unit konteiner telah berhasil ditata pada lokasinya, namun satu unit konteiner lainnya yang berisi generator tidak dapat dipindahkan dari atas ‘truck crane' ke lokasinya karena terbatasnya kapasitas ‘truck crane'.
Para teknisi dari Aggreko, perusahaan rental generator yang memiliki mesin pembangkit listrik tersebut tetap mengacu pada ketentuan internasional bahwa konteiner seberat 19 ton tersebut harus diangkut oleh ‘truck crane' berkapasitas 50 ton, sementara ‘truck crane' milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) Cabang Ambon hanya berkapasitas 25 ton.
Sejumlah pekerja perusahaan transportir konteiner tersebut maupun PT Pelindo IV (Persero) Cabang Ambon memang tetap memaksa untuk memindahkan konteiner tersebut dari atas truk pengangkut ke lokasi, namun para teknisi Aggreko yang berasal dari Inggris dan Australia tidak mengizinkan. Mereka tetap mengacu pada ketentuan dan lebih mengutamakan keselamatan mesin generator tersebut.
Truk pengangkut konteiner tersebut sempat berada di kompleks PLTD Poka selama beberapa jam sambil menunggu kebijakan selanjutnya dari PT Cogindo Daya Bersama (anak perusahaan PT Indonesia Power yang ditunjuk oleh PT PLN melakukan penyewaan mesin pembangkit listrik tersebut), teknisi Aggreko (perusahaan rental generator selaku pemilik mesin pembangkit tersebut), pihak transportir yang melakukan mobilisasi dari Singapura menuju Ambon serta PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Akhirnya tadi malam sekitar pukul 22.00 Wit, proses pemindahan konteiner tersebut tetap dilaksanakan dengan "truck crane" yang ada. Proses pemindahan berlangsung aman, sehingga sampai tadi malam sebanyak 14 dari 28 konteiner mesin PLTD berkapasitas 10 MW telah berada di PLTD Pokda
Direncanakan, Sabtu (6/3), 14 konteiner yang tersisa secara bertahap akan dimobilisasi dari Pelabuhan Yos Sudarso ke PLTD Poka.
Mesin PLTD berkapasitas 10 MW yang dikemas dalam 28 konteiner tersebut telah tiba di Pelabuhan Yos Sudarso - Ambon pada hari Selasa (2/3) dari Singapura. Secara bertahap kemudian dimobilisasi ke PLTD Poka sejak Kamis (4/3).
PT PLN (Persero) Wilayah Maluku dan Maluku Utara menargetkan jika seluruh konteiner telah ditata pada‘lokasinya maka proses pemasangan jaringan akan dilakukan oleh para teknisi dengan jangka waktu paling lambat seminggu dan kemudian akan dilanjutkan dengan proses uji coba selama sehari sebelum dioperasikan untuk mengatasi krisis listrik yang terjadi. (S-12)
|