Minggu, 05 September 2010

Kamis, 15 Juli 2010
Gubernur Ajak Warga Manfaatkan Pelayanan Kesehatan SBJ

Ambon - Personil Satuan Tugas (Satgas) Operasi Bhakti Sosial TNI Angkatan Laut Surya Bhaskara Jaya (SBJ) ke-59 yang diangkut dengan KRI Soeharso-990, tiba di Pelabuhan Yos Sudarso, Rabu (14/7).

Personil Satgas Operasi Bhakti SBJ selanjutnya akan meneruskan pelaksanaan bakti sosial kesehatan di Desa Liang, Waai, Passo, Hutumuri, Tulehu, Mamala dan Morella di Pulau Ambon; serta Kota Masohi dan Pulau Banda (Kabupaten Maluku Tengah) mulai hari ini Kamis (15/7).

Penyambutan personil Satgas Operasi Bhakti SBJ ditandai dengan pengalungan kain tenun oleh Gubernur Maluku KA Ralahalu kepada Wakil Komandan Satgas Operasi Bhakti SBJ 2010 yang sehari-harinya menjabat Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Komando Armada RI Kawasan Timur Kolonel Laut (Kh) Arie Zakaria serta pengalungan kain tenun dari Ketua DPRD Maluku M Fatani Sohilauw kepada Komandan KRI Soeharso-990, Letkol Laut (P) Heribertus Yudo Warsono sesaat setelah merapat di Pelabuhan Yos Sudarso.

Gubernur Maluku KA Ralahalu saat penyambutan tersebut mengajak warga di Provinsi Maluku untuk memanfaatkan kesempatan pelayanan kesehatan gratis yang dilakukan personil Satgas Operasi Bhakti SBJ.

"Warga hendaknya jangan sia-siakan kesempatan emas untuk terut segera memeriksa kesehatan dengan memanfaatkan pelayanan yang dilakukan Satgas Operasi Bhakti SBJ," katanya.

Ia juga mengharapkan warga untuk melaporkan diri ke puskesmas terdekat serta menyesuaikan diri dengan jadwal pelayanan kesehatan yang dilakukan agar dapat terlayani.
"Kami juga sangat bersyukur atas kehadiran kapal rumah sakit KRI Soeharso-990 karena telah turut menyemangati kami terutama dalam mendesain pembangunan berbagai infrastruktur kelautan dan transportasi laut," ungkapnya.

Dijelaskan, di beberapa kabupaten di Provinsi Maluku yang memiliki karakteristik georgrafi kepulauan, pemerintah telah melakukan pelayanan publik melalui sarana kapal puskemas terapung maupun Sailing Medical Service yang bertujuan melayani kebutuhan masyarakat dari pulau ke pulau.

"Hal tersebut akan terus dikembangkan agar kesehatan masyarakat dapat terjaga karena selain sebagai upaya untuk membuka keterisolasian wilayah, juga bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan publik ke pelosok dan pulau-pulau terluar yang berbatasan dengan provinsi maupun negara-negara lain," jelasnya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku, menurutnya, akan maksimalisasi pelayanan ke pulau-pulau terluar sebagai bagian dari upaya untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Pulau-pulau terluar tersebut merupakan kelompok rentan pembangunan sehingga berpotensi ancaman bagi keutuhan masyarakat dan wilayah," ungkapnya.

Ralahalu menambahkan, Operasi Bhakti SBJ harus dijadikan sebagai wahana untuk memperkuat ketahanan nasional selain melayani kesehatan masyarakat di kepulauan ini.

Penyambutan personil Satgas Operasi Bhakti SBJ juga dihadiri oleh Asisten Operasi KSAL Laksda TNI Ign Dadiek Surarto (Ketua Bidang Bhakti Sosial Panitia Nasional Sail Banda), Dirjen Pengawasan dan Pengendalian Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (P2SDKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan, Aji Sularso (Sekretaris I Panitia Nasional Sail Banda), Direktur Lalu Lintas Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Leon Muhammad, Kepala Dinas Potensi Maritim TNI AL Laksma TNI Surya Wiranto, Wakil Gubernur Maluku Said Assagaff, Walikota Ambon MJ Papilaja serta Komandan Lantamal IX-Ambon Laksma TNI Dadang Wirasuta.

Saat penyambutan tersebut juga dilakukan penyerahan simbolis anakan pohon trembesi dari Asisten Operasi KSAL Laksda TNI Ign Dadiek Surarto kepada Gubernur Maluku KA Ralahalu dan juga penyerahan satu unit mobil ambulance dari gubernur kepada Walikota Ambon MJ Papilaja. (S-12)


Berita Lainnya :