Sabtu, 11 September 2010

Senin, 08 Pebruari 2010
Pelayanan Pegadaian Cabang Ambon Dikeluhkan

Ambon - Pelayanan Perum Pegadaian Cabang Ambon saat ini mulai dikeluhkan sejumlah masyarakat yang merupakan nasabahnya.

Pasalnya sejumlah masyarakat yang hendak melakukan transaksi pada kantor tersebut dibuat menuggu hingga berjam-jam, bahkan pelayannya terlihat memilah- milah orang.

Salah satu nasabah PT Pegadaian cabang Ambon M A Tuahuns mislanya mengaku dirinya telah menunggu sejak dua jam lalu, yakni pukul 08.00-10.00, namun belum juga dilayani.

"Saya sendiri dan beberapa orang yang ada disini telah menunggu dua jam, tetapi petugasnya lagi keluar, sebenarnya tadi saat petugasnya yang namanya Bobi, yang seharusnya melayani kita, itu sudah datang, tetapi mungkin karena dia lihat baru satu dua orang, kemudian dia keluar, kalau seperti ini kan sangat disayangkan, saya juga harus pergi kerja, tetapi terhambat karena pelayanan yang kurang profesional dari pihak Pegadaian Cabang Ambon, " Ungkapnya kepada Siwalima saat melakukan pantauan pada kantor tersbeut jumat (5/2)

Dikatakan, seharusnya pihak pegadaian menyiapkan petugas lain untuk dapat melayani nasabah yang ada, bukanya ketika tidak ada petuga masyarakat dibuat menunggu berjam-jam sehingga aktivitas lainya menjadi terbengkalai..

Keluhan yang sama juga dilontarkan Ny. Farida, dirinya mengaku telah menunggu lama, namun belum juga dilayani dikarenakan tak ada petugas.

"Memang ada petugas lain disini, tetapi memang mereka dengan tugas masing-masing, sedangkan yang satunya yang seharusnya melayani kita, itu sedang keluar katanya ke Polda ada urusan pribadi,"katanya.

Manager Perum Pegadaian Cabang Ambon, Zet Ratang ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya juga meminta maaf akibat dari kesalahan yang dilakukan stafnya.

"Sebenarnya yang bersangkutan waktu keluar juga tidak memberitahukan saya, jadi saya juga tidak tahu dia keluar, lagipula komputernya itu menggunakan pasword tersendiri, jadi sama saja, walupun kita menyiapkan petugas lain, paswordnya tidak bisa dibuka, karena hanya yang bersangkutan yang tahu, " ujarnya. (S-32)


Berita Lainnya :