Kriminal
  • PT Maluku Vonis Tuny Satu Tahun Penjara

    Ambon - Pengadilan Tinggi (PT) Maluku menjatuhkan vonis kepada Direktur CV Atamandiri, Aly Tuny dengan hukuman pidana satu tahun penjara, denda Rp 50 juta subsider tiga bulan kurungan.


    baca selengkapnya..
  • Nasib Kru Maetei Masih Belum Jelas

    Namlea - Kapal asing berbendera Australia bernama Maetei , ditemukan tanpa awak di sekitar perairan Pulau Ambalau, Kabupaten Buru Selatan. Tiga kru kapal tersebut hingga kini belum jelas nasibnya.


    baca selengkapnya..
  • FPD Minta Polisi Tetap Konsisten Proses Hukum

    Ambon - Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPRD Kota Ambon meminta kepada aparat kepolisian, agar tetap konsisten dalam memproses hukum kasus pencabulan dan pemerkosaan yang akhir-akhir marak terjadi di Kota Ambon.


    baca selengkapnya..
  • PT Tambah Hukuman Terdakwa Narkoba

    Ambon - Pengadilan Tinggi (PT) Maluku pada bulan lalu menjatuhkan vonis kepada terdakwa Mulyono Umagab, yang terlibat kasus narkoba jenis ganja seberat 828.3400 gram dengan pidana tujuh tahun penjara, denda Rp 1 juta, dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar, maka diganti dengan hukuman kurungan selama tiga bulan.


    baca selengkapnya..
  • Oknum Wartawan Aniaya Mantan Pacar

    Ambon - Jefry Loupatty, salah satu oknum wartawan Nusa Elak News menganiaya mantan pacarnya hingga babak belur.


    baca selengkapnya..
  • Kasus Korupsi KAT Aru, Jaksa Ajukan Banding

    Ambon - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chrisman Sahatepy, Kamis (6/8), resmi mengajukan banding atas putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Ambon terhadap kasus korupsi proyek pembangunan 50 unit rumah bagi Komunitas Adat Tertinggal (KAT) di Desa Waifual Kecamatan Aru Utara Kabupaten Aru Tahun 2006.


    baca selengkapnya..
  • Pimpro SDN 8 Pulau-Pulau Terluar, Diduga Bawa Kabur Uang Proyek

    Ambon - Pimpinan Proyek (Pimpro) pembangunnan gedung perpustakaan SD Negeri 8 Kecamatan Pulau-Pulau Terluar, Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) yang berinisial ‘MA' diduga membawa kabur uang proyek pembangunan sekolah tersebut senilai puluhan juta rupiah, akibatnya upah para pekerja sekolah tersebut sampai saat ini tidak dibayar.


    baca selengkapnya..
  • Puluhan Warga Haruku Ngamuk di Pengadilan

    Ambon - Puluhan warga Haruku, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) melakukan aksi ngamuk di Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Kamis (6/8) karena tidak setuju dengan putusan majelis hakim yang menjatuhkan vonis empat bulan penjara dengan masa percobaan enam bulan penjara, kepada keenam terdakwa yaitu, Solemen Latuharhary, Sakaria Sitania, Markus Talapessy, Pieter Ferdinandus, Samuel Souisa, Samuel Birahi.


    baca selengkapnya..

Ambon