Kriminal ›› Dianiaya, Dua Warga Wakal Bersimbah Darah

Dianiaya, Dua Warga Wakal Bersimbah Darah


Ambon - Dua warga Desa Wakal, Keca­matan Leihitu, Kabupaten Mal­teng bersimbah darah usai ditikam orang tak dikenal (OTK) saat melintasi jalan raya TPU Dusun Waipokol, Hitu Lama.

Kejadian  yang menimpa kedua korban RW (35) dan UT (40), yang berprofesi sebagai supir angkot jurusan Lin III ini terjadi Sabtu (2/6) sekitar pukul 00.50 WIT.

Informasi yang dihimpun Siwalima, di Polres Pulau Am­bon dan Pulau-pulau Lea­se menyebutkan, peristi­wa berawal ketika RW dan UT yang saat itu mengantar ke­luarga mereka dari Ambon hen­dak pulang ke Desa Wa­kal. Tiba-tiba dihadang oleh OTK di jalan Raya TPU Du­sun Waipokol Desa Hitu Lama.

Angkot yang ditumpangi ke­dua korban ini diberhenti­kan oleh OTK dan langsung melakukan penganiayaan ter­ha­dap para korban. Tidak hanya melakukan pemukulan kepada kedua korban, OTK juga melakukan penikaman kepada keduanya hingga  ber­simbah darah. Usai memu­kul dan menikam kedua kor­ban, OTK langsung melarikan diri.

Warga yang melintasi ke­mudian mengevakuasi korban ke rumah sakit guna menda­patkan perawatan medis. Aki­bat insiden tersebut kedua korban mengalami sejumlah luka akibat tikaman benda tajam oleh OTK.

Korban RW mengalami luka robek pada kepala akibat kena benda keras dan UT me­ngalami luka pada bagian bahu dan kepala. Pasca peni­kaman tersebut, sempat terja­di konsentrasi masa  di Desa Wakal. Beruntung aparat kepo­lisian baik TNI dan Polri langsung bergerak cepat sehi­ngga situasi dapat di kendalikan.

Kabid Humas Polda Malu­ku, Kombes Pol M Roem Ohoi­rat, dalam rilisnya mem­be­narkan kejadian tersebut. Namun untuk mengungkap insiden tersebut, tim Resmob community, gabungan unit buru sergap (Buser) Satres­krim Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, bersama Unit Resmob Ditreskrimum Polda Maluku, berhasil meng­amankan satu orang pelaku berinisial, IW (19) warga Hitumesing.

“Kasus penganiayaan yang terjadi di Hitu, sudah ditangani dengan baik. Saat ini satu pelaku sudah ditangkap de­ngan inisial IW umur 19 tahun  dan sudah ditetapkan sebagai tersangka. Masih dilakukan pengembangan terhadap ka­sus tersebut terutama terhadap tersangka lainnya,” jelas Ohoirat.

Dikatakan, situasi keama­nan di TKP aman terkendali,  masyarakat dihimbau tetap tenang dan tidak terprovo­kasi, karena kasus ini sudah dita­ngani pihak kepolisian. “Ja­ngan terprovokasi serah­kan penanganan kasus ini kepada polisi,” himbau Ohoirat. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon