Daerah ›› Warga Keluhkan Listrik Padam Berjam-jam Komisi C DPRD SBT Minta Perhatian PLN

Warga Keluhkan Listrik Padam Berjam-jam


Ambon - Guna menjawab keluhan masyarakat di Kabupaten SBT, dengan kondisi pemadaman listrik yang berlangsung berjam-jam, dan turut berdampak pada seluruh aktivitas masyarakat maupun pemerintah membuat Komisi C DPRD SBT tidak bisa tinggal diam.

Sebagai lembaga representatif dari perwakilan rakyat, Komisi C DPRD Kabupaten SBT mengambil keputusan dengan melakukan kunjungan kerjanya (Kunker) di PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara, Selasa (26/11).

Anggota Komisi C DPRD Kabu­paten SBT, Farhan Rettob menje­laskan, kunker yang dilakukan semata-mata untuk meminta per­hatian lebih dari pihak PLN, meng­ingat kondisi kelistrikan di SBT masih jauh dari harapan warga.

 “Untuk wilayah ibu kota kabu­paten, Bula sudah empat bulan ini terjadi pemadaman listrik secara bergiliran. Belum lagi untuk keca­matan-kecamatan yang terlayani perusahaan listrik negara ini, seperti di Kecamatan Watubela, Kesui dan Teor (Wakate) dimana lampu listrik hanya menyala selama enam jam dari pukul 18.00 Wit hingga 24.00 Wit dan sejak tahun 2008, untuk keca­matan ini hanya menyala enam saja,” terang politisi Partai Pelopor ini, kepada wartawan di Ambon, Kamis (28/11).

Dari kunker tersebut, kata anggota Fraksi PDIP ini, pihak PT PLN Wilayah Maluku dan Maluku Utara merespon positif keluhan ini, dan berjanji di minggu kedua bulan Desember mendatang, untuk wila­yah Bula bakal dilayani 24 jam.

Sementara untuk Kecamatan Wakate, lanjutnya, akan ditingkat­kan dari enam jam menjadi 12 jam atau dari pukul 18.00 hingga 06.00 WIT.

“Kita juga tawarkan ke pihak PLN, untuk mempriotaskan di waktu jam ibadah yakni pada Jumatan, dan hari Minggu untuk jam gereja, khusus di siang hari,” tandasnya. (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon