Daerah ›› Warga Bentas Ditemukan Tewas di Dalam Kios

Warga Bentas Ditemukan Tewas di Dalam Kios


Ambon - Frengky Kohmaras, warga RT 003/03 Benteng Atas, Kelurahan Nusa­niwe, Kecamatan Nusa­niwe, Kota Ambon dite­mukan tewas Kamis (11/8). Polisi masih menyeli­diki penyebab kematian lelaki 39 tahun ini.

Korban ditemukan da­lam kondisi sudah tak bernyawa terbaring di lantai kios miliknya sekitar pukul 09.30 WIT oleh Boby Serhalawan  (63), tetang­ganya.

“Tadi pagi, ada pene­muan mayat warga Bentas. Ia ditemukan oleh tetang­ga­nya sendiri,” jelas Kapolsek Nu­saniwe AKP Vitalis Goleng kepada wartawan.

Sebelum ditemukan tewas, korban diketahui dalam kondisi tidak sehat. Karena itu Boby Serhalawan hendak mengecek kondisi korban. Ketika tiba di depan rumah, Serhalawan melihat pintu rumah terbuka. Ia kemudian masuk ke rumah sambil memanggil nama korban, tetapi tidak ada jawaban. Karena mengetahui kebiasaan korban sering tidur di dalam kios miliknya, ia lalu menuju ke kios korban.

Tiba di kios, ia melihat korban dalam kondisi tidur dengan posisi terlentang di lantai papan. Seherlawan terkejut, ketika mengetahui kondisi korban sudah tidak bernyawa. Ia  kemudian bergegas memberitahukan hal itu ke Bakero Rahalus, salah satu anggota Satlantas Polres Ambon yang tinggal di sekitar tempat tersebut.  Keduanya kemudian bersama-sama melaporkan peristiwa ini ke Pos Polisi Benteng.

Vitalis Goleng mengungkapkan, dari keterangan awal Nehemia Jemmy Batkunde (49), mantri RSUD dr Haulussy Ambon yang juga tetangga korban, pada Rabu (10/8) sekitar pukul 17.00 WIT, ia sempat datang ke rumah korban karena dipanggil untuk memeriksa kondisi korban.

“Saat itu korban mengeluh kepada mantri kalau ia merasa lelah karena sudah beberapa hari mengerjakan pembangunan rumah korban sendiri tanpa dibantu orang lain,” jelas Goleng.

Korban juga mengeluh sudah empat hari tidak makan, karena tidak memiliki nafsu makan dan merasa pusing. Karena itu, mantri tersebut memberikan suntikan dan menginfus korban supaya kondisi korban lebih baik.

“Saat menyuntik dan menginfus korban, saksi yang menemukan korban juga ada bersama-sama,” ujar Goleng.

Petugas polisi yang datang ke TKP langsung memasang police line dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara, Tantui.

“Masih menyelidiki dan belum bisa dipastikan penyebabnya apa. Dugaan awal hanya sakit tetapi masih kita lidik,” ujar Goleng. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon