Daerah ›› Walikota Enggan Tindaklanjuti Rekomendasi Komisi ASN

Walikota Enggan Tindaklanjuti Rekomendasi Komisi ASN


Ambon - Walikota Ambon, Richard Louhenapessy enggan me­nindaklanjuti  reko­mendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) yang meminta­nya mengemba­likan ASN nonjob ke jabatan semula.

Ia beralasan sudah me­nindaklanjuti semua reko­mendasi KASN, padahal Asisten Komisioner Bidang Mediasi KASN, Andi Abubakar, kepada Siwalima melalui telepon seluler­nya, Senin (11/3), mengaku selu­ruh rekomendasi yang se­lama ini disampaikan ke Pemkot Ambon belum ditindaklanjuti.

“Sampai saat ini belum ada laporan dari Pemkot Ambon. Kami sudah menge­luarkan surat penegasan dengan batas waktu sampai akhir Februari 2019 kemarin, tapi karena tidak ada feedback, terpaksa kami akan lakukan peninjauan kembali rekomendasi untuk turun langsung ke Ambon. Dan jika rekomendasi mereka belum dilaksanakan, kami segera lapor ke presiden,” kata Andi Abubakar.

Saat disinggung soal pernyataan Andi Abubakar, dengan sikap arogan, Louhenapessy balik bertanya rekokendasi yang mana, semuanya sudah ditindaklanjuti.

“Rekomendasi yang mana, sudah kita tidaklanjuti semua. Jadi tidak ada lagi rekomendasi KASN, karena kami sudah tindaklanjuti jadi tak ada masalah,”tandas Louhenapessy kepada wartawan usai mengikuti Desiminasi KEKR di Santika Hotel, Kamis (14/3).

Ditanya terkait dengan ancaman KASN yang akan melaporkannya ke presiden, Walikota tak mau berkomentar dan langsung berjalan meninggalkan wartawan.

KASN Ancam

Sebelumnya diberitakan, KASN berjanji akan meninjau kembali seluruh rekomendasi yang selama ini disampaikan ke Pemkot Ambon terkait non job sejumlah pejabat beberapa waktu lalu.

KASN mengancam akan melaporkan ke Presiden Joko Widodo jika Pemkot Ambon tak  menindaklanjuti reko­mendasi tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan dari Pemkot Ambon. Kami sudah mengeluarkan surat penegasan dengan batas waktu sampai akhir Februari 2019 kemarin, tapi karena tidak ada feedback, terpaksa kami akan lakukan peninjauan kembali rekomendasi untuk turun langsung ke Ambon. Dan jika rekomendasi mereka belum dilaksanakan, kami segera lapor ke presiden,” kata Asisten Komisioner Bidang Mediasi KASN, Andi Abubakar, kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Senin (11/3).

Rupanya KASN kali ini tak main-main dengan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. Hal itu menurut Abubakar lantaran walikota tidak pernah mau menjalankan rekomendasi yang disampaikan pihaknya baik secara lisan maupun tulisan.

Abubakar mengatakan pihaknya tak main-main dengan kasus non job ASN, dan mereka tetap akan meng­usut hingga tuntas.  “Kami tidak main-main, kan ada prosedurnya. Selama kasus ini masih bisa kami tangani, maka kami akan tetap berproses. Jika sudah tidak baru kami lapor ke presiden. Apalagi kasus seperti ini bukan saja di Ambon, tapi hampir semua daerah, makanya kami proses lama,” jelas Abubakar.

Dirinya menilai, Richard Lou­henapessy membangkang terhadap semua rekomendasi KASN, padahal berdasarkan aturan ada kesalahan yang dilakukan sang walikota dengan menonjobkan sejumlah pejabat.  (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon