Politik ›› Vanath: Demokrat di Maluku Harus Banyak Belajar

Vanath: Demokrat di Maluku Harus Banyak Belajar


Ambon - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Maluku Abdullah Vanath mengakui saat ini Partai Demokrat belum besar di Maluku. Harus banyak belajar dari Partai Golkar dan PDIP yang selama ini mengendalikan roda pemerintahan.

Vanath mengatakan, Demokrat terbesar di Indonesia, namun belum besar di Maluku. “Partai Demokrat yang baru berusia 11 tahun harus lebih banyak belajar karena kita terbesar di Indonesia, tetapi kita belum besar di Maluku. Untuk itu kita harus banyak belajar dari Partai Golkar dan Partai PDIP. Pelajaran yang harus kita petik dari mereka karena roda pemerintahan yang ada di Maluku selama ini dikendalikan oleh PDIP dan Golkar,” ungkap Vanath dalam pidatonya, saat pera­yaan HUT Partai Demokrat ke-11, di Sekretariat DPD Partai Demokrat Maluku, Minggu (9/9).

Vanath mengatakan, tidak ada salahnya jika suatu kelak Demokrat meminta permisi dari Golkar dan PDIP untuk memimpin roda peme­rintah di Maluku. “Kita harus belajar untuk bagaimana mengembangkan Partai Demokrat, tetapi kita juga harus belajar untuk bagaimana bisa mengalahkan mereka, karena saat ini kita belum besar di Maluku,” tandasnya.

Dikatakan, setiap partai pastinya memiliki impian untuk bisa mengendalikan roda pemerintahan di Maluku, karena dengan memimpin pemerintahan maka semua garis kebijakan partai dapat dilakukan.

“Tahun 2013, kita ditantang untuk harus mengambil bagian untuk proses Pilkada Maluku. Oleh karena itu, setelah SK DPD Partai Demokrat ini diterbitkan maka saya tekankan agar solidaritas harus diutamakan,” tegas Vanath.

Kalau berbicara soal pengalaman, Bupati SBT dua periode ini meng­akui,   pasti partai berlambang bintang mercy ini kalah dari PDIP dan Golkar. Tetapi soal energi, Demokrat pasti unggul, karena pengurusnya masih muda-muda. “Kepengurusan partai telah terbentuk, setelah ini kita menyusun program dan berpikir untuk bagai­mana mengembangkan partai ini kedepan untuk lebih baik lagi karena masyarakat Maluku menanti apa yang bisa kita perbuat,” ujarnya. (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon