Daerah ›› Unpatti Kembangkan Wirausaha Gubernur Dorong Lulusan

Unpatti Kembangkan Wirausaha


Ambon - Sejauh ini sebagian lu­lusan Universitas Patti­mura masih terpaku de­ngan pola pikir Pegawai Negeri Sipil, padahal de­ngan ilmu yang dimiliki para lulusan dapat ber­inovasi mengembangkan wirausaha, menciptakan lorong-lorong baru, se­hingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan dan menampung tenaga kerja.

“Dalam sambutan saya dan pak rektor tadi para sarjana diharapkan dapat membuka lorong-lorong yang baru, jangan hanya kepingin bekerja sebagai PNS terus, tetapi bisa membuka jalan keluar untuk menam­pung tenaga kerja. Bisa bersama de­ngan teman-teman yang lain membuat satu grup bisa berinvestasi bekerja di sini,” kata Gubernur kepada wartawan usai menghadiri Rapat Senat Terbuka Dalam Rangka Dies Natalis ke-54 dan Wisuda Sarjana, Profesi Dokter dan Pasca Sarjana, di Auditorium Unpatti, Kamis (20/4).

Berdasarkan laporan dari Rektor Unpatti, Gubernur mengakui me­mang masih banyak kekurangan dari kampus orang basudara ini. Teruta­ma hingga saat ini, masih ada ribuan lulusan Unpatti yang masih terdaftar sebagai mahasiswa aktif. Namun menurutnya, secara perlahan keku­ra­ngan tersebut segera diperbaiki.

“Selama ini diakui oleh pak rektor, kita masih mengalami banyak keku­rangan ketika kampus ini terbakar banyak sekali data-data yang hilang, saat ini sementara dipersiapkan. Se­moga dalam waktu dekat ini semuanya sudah bisa dipersiapkan data-data yang tadi-tadi­nya hilang itu, kita bisa kum­pulkan kembali. Sehingga Unpatti kedepan saya yakin bisa masuk dalam 10 besar perguruan tinggi di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu dalam sambutan­nya, Gubernur juga menilai usia ke-54 untuk sebuah lembaga pendidi­kan tinggi negeri jelas bukan usia yang muda lagi.

Dikatakan, berbagai hal yang ditunju­kan oleh Unpatti adalah sebuah kenyataan dengan capaian tingkat kedewasaan, kematangan dan kebijak­sanaannya, lembaga pendidikan ting­gi ini sungguh produktif dan fung­sional. “Di usia ini, Unpatti mampu men­jadi mitra sejajar dan strategis Pe­merintah Provinsi Maluku, maupun kabupaten/kota yang ada di Maluku dalam mendorong dan mengakse­lerasi pembangunan multisektor di Maluku,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Unpatti Mar­thinus Sapteno mengharapkan agar 1584 wisudawan dapat men­ciptakan lapangan pekerjaan dengan kemam­puan yang dimiliki. “Jangan meng­harapkan menjadi PNS,” tegasnya.

Selain itu, ia mengatakan, ada tiga isu penting yang perlu diperhatikan yak­ni terkait dengan daya saing Un­patti, keunggulan Unpatti dan ketiga Citra atau Pengakuan nasional dan internasional. “Tanggung jawab ini tidak hanya ada pada pihak universitas tetapi ada untuk kita semua, civitas akademika Unpatti,” tandasnya.

Lulusan Unpatti yang diwisuda terdiri dari 1.329 lulusan sarjana, 14 lulusan profesi kedokteran, 241 pasca sarjana dan 95 lulusan terbaik predikat cumlaude.  (S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon