Gaya Hidup ›› Tujuh Penderita HIV/AIDS Malteng Telah Meninggal

Tujuh Penderita HIV/AIDS Malteng Telah Meninggal


Masohi - Masalah HIV/AIDS menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) dimana proses penangganan dan penanggulangan terus ditingkatkan. Hingga saat ini tercacat sekitar tujuh penderita telah meninggal dunia.

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Malteng, Jeni Adityah, kepada wartawan diruang kerjanya, Senin (27/7)

Dijelaskan, pihak rumah sakit selalu memberikan pelayanan yang terbaik bukan saja pasien penderita HIV/AIDS tetapi semua pasien yang dirawat, haruslah mendapatkan pengobatan dan pelayanan yang baik.

"Jika dilihat dari pola hidup masyarakat Maluku Tengah ini, masih tergolong biasa. Namun karena Maluku Tengah ini dekat dengan kota Ambon, maka ini yang menjadi masalah. Khusus untuk masalah ini kita siap tanggulangi. Artinya kita sekarang ini lebih banyak pada cara penanggulangan, "jelas Adityah.

Dikatakan, dari data yang telah dideteksi sesuai laporan dari RSU Masohi terdapat 7 orang penderita dan semuanya telah meninggal. Penderita ini kebanyakan kasusnya dari luar daerah.

"Ada pasien dari Papua sakit disana, pulang mencari orang tuanya di sini lalu meninggal disini, ada juga satu penderita HIV/AIDS yang terjangkitnya di kota Ambon tetapi tempat tinggalnya di desa Suli, Maluku Tengah penderita ini telah meninggal. Namun begitu kita perlu diwaspadai. Para wartawan juga harus membantu karena penyakit itu cukup berbahaya, "imbuhnya.

Menurutnya, yang perlu diwaspadai sekarang ini adalah jarak kota Ambon dengan kota Masohi sangat dekat sekali. Ini yang harus menjadi kewaspadaan masyarakat Maluku Tengah. Olehnya kepada masyarakat dan kepada tokoh-tokoh agama untuk melakukan pencegahan.

"Dari dinas selalu melakukan penyuluhan kepada anak-anak sekolah dari SMP hingga SMA tetap dilakukan,"katanya

Ditempat terpisah, Direktur Rumah Sakit Umum (RSU) Masohi, Dr. Suryastuti mengatakan, RSU Masohi telah memiliki petugas khusus untuk menanggani penderita HIV/AIDS
"Untuk penderita HIV/AIDS, telah ada yang sembuh dan telah pulang. Berapa jumlah pasti penderita HIV/AIDS, saya kurang tahu secara pasti," tandas Suryastuti singkat.(S-24)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon