Hukum ›› Tony Yulianto Diancam Lima Tahun Penjara

Tony Yulianto Diancam Lima Tahun Penjara


Ambon - Tony Yulianto, tersangka kasus perkosaan salah satu mahasiswi sebuah perguruan tinggi di Kota Ambon terancam dihukum lima tahun penjara. Polisi menjerat warga BTN Waitatiri Desa Suli Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) itu dengan pasal 285 KUHP.

Menurut Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, AKP Ardanto Nugroho kepada wartawan, Jumat(19/2), mengatakan, pasal yang diterapkan dalam proses penyelidikan sudah sesuai dengan mekanisme kasus yang ditanganinya.

"Kami intensif lakukan pemeriksaan terhadap tersangka dan teman-temannya sambil menunggu hasil visum dari rumah sakit," katanya.

Pasal yang diterapkan penyidik tambah Kasat Reskrim diyakini dapat terbukti, dan memenuhi unsur-unsur pemerkosaan. Sejak awal penyidik sudah menerapkan pasal itu sebagai acuan penyelidikan. "Kami yakin dengan dilakukan pemeriksaan secara intensif seperti itu dapat membuahkan hasil, begitupun dengan bukti-bukti tambahan diharapkan dapat terungkap," ujar Nugroho.

Untuk diketahui, Satuan Buru Sergap (Buser) Polres Pulau Ambon dan Pp Lease, Rabu(16/2), berhasil menangkap Tony Yulianto di kediamannya di Waitatiri, Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Pemuda 25 tahun itu, ditangkap atas laporan pemerkosaan yang disampaikan oleh korban kepada pihak kepolisian. Pemerkosaan yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban, terjadi di Kamar kos korban yang terletak di kawasan STAIN tepat di kamar kos teman korban. (S-36)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon