Daerah ›› TNI Diminta Jadi Kekuatan Militer yang Profesional

TNI Diminta Jadi Kekuatan Militer yang Profesional


Ambon - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto  meminta segenap unsur TNI untuk menjadi kekua­tan militer yang profesional. Hal itu ditegaskan Panglima TNI da­lam amanatnya yang di­ba­cakan Pangdam XVI/Pattimura, Mayjen TNI Suko Pranoto pada upacara peringatan HUT TNI Ke-73 yang berlangsung di Lapangan Mer­deka Ambon, Jumat (5/10).

Panglima TNI mengatakan, TNI harus terus mentransfor­masi diri, menjadi kekuatan militer yang profesional, han­dal dan kapabel dalam meng­hadapi berbagai bentuk ancaman dan gangguan.

Ia menjelaskan, tema terse­but mengandung makna, pra­jurit TNI yang mahir berbasis kompetensi, prajurit TNI yang harus kuat, handal dan semua tugas serta kewajibannya di­dharmabaktikan untuk rakyat.

Dikatakan, TNI senantiasa dipagari oleh doktrin Sapta Marga dan Sumpah Prajurit yang merupakan nafas bagi semua prajurit berdasarkan Pancasila dan Undang-Un­dang Dasar 1945.

Sebagai alat negara kata Panglima TNI,  tugas TNI ti­dak terlepas dari berbagai tan­tangan saat ini dan masa de­pan yang semakin ko­m­pleks. Perkembangan politik dan ekonomi serta teknologi global telah menciptakan ruang atau dimensi dan metode peperangan baru.

Olehnya TNI diminta untuk selalu dan bersama-sama de­ngan rakyat guna menjaga NKRI. Usai pelaksanaan upa­cara peringatan HUT TNI Ke-73, TNI juga memper­ton­tonkan pertunjukan atraksi kemam­puan beladiri baik Yong­moodo maupun beladiri Nunchaku (double stick).

Masyarakat sangat antusias menyaksikan atraksi tersebut, tak jarang masya­ra­kat ada yang terlihat “ngeri” dan terkagum-kagum melihat­nya. Sementara penerima tan­da kehormatan diberikan ke­pada prajurit perwakilan tiga matra berupa  Satya Lencana 24 tahun dari matra darat, Sat­ya Lencana 16 Tahun dari mat­ra laut dan satya lencana 8 tahun dari mitra udara. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon