Pemerintahan ›› Tim Tapal Batas akan Lakukan Pertemuan

Tim Tapal Batas akan Lakukan Pertemuan


Ambon - Guna menuntaskan masalah tapal batas antara Kabupaten Maluku Tengah dan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tim tapal batas Provinsi Maluku yang terdiri dari lintas sektoral direncanakan hari ini, Kamis (12/11) akan melakukan pertemuan di kantor Gubernur Maluku.

Tujuan dilakukan pertemuan ini, agar tim dapat konsulidasi tugas, serta pengaturan jadwal untuk kunjungan langsung kelapangan termasuk di dalamnya pembagian tugas tim
"Nanti Kamis (hari ini-red) kami akan lakukan pertemuan untuk menindaklanjuti masalah tapal batas di Malteng dan SBB, sekaligus membagi tugas dari masing-masing tim, "jelas Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Maluku, Michael Rumadjak kepada wartawan di Kantor Gubernur Maluku, Selasa (10/11).

Menurut Rumajak, dalam pertemuan kali ini tim tapal batas akan meminta bukti fisik dan dokumen dari masing-masing kabupaten, guna dijadikan alat bukti. Sebab berdasarkan kunjungan langsung tim beberapa waktu lalu ada terdapat patok-patok yang dibuat sebagai batas

Bukti yang diminta, lanjut Rumadjak, akan diselidiki lagi lebih lanjut oleh tim tapal batas, sekaligus meminta pertanggungjawaban dari Pemerintah Kabupaten Malteng dan SBB, tentang pemasangan patok-patok tersebut.

Pasalnya, Kabupaten Malteng dan Kabupaten SBB harus memberikan alasan hukum yang jelas, menyangkut dengan patok-patok tersebut.

"Jadi ini tidak berbelit-belit soal tapal batas jika bukti dan landasan hukum telah diperoleh tim, maka dapat diketahui nanti hasilnya, bukti itu seperti kapan patok itu dibuat dan dibuat dengan landasan hukum apa itu saja,"ujarnya

Rumadjak menjelaskan, jika seluruh dokumen dan bukti fisik yang diperoleh tim ini sudah lengkap, maka ia optimis persoalan tapal batas antara Kabupaten Malteng dan SBB dapat diselesaikan secepatnya.

Saat ditanya apakah ada deadline waktu bagi tim bekerja, Rumadjak menegaskan waktu yang diberikan oleh tim untuk bekerja sampai bulan Desember tahun 2009 ini. Dimana pada bulan Januari 2010 nanti, tim sudah harus memasukan laporan perkembangan kemajuan penyelesaian tapal batas ini baik kepada Gubernur Maluku maupun ke Menteri Dalam Negeri. (S-21)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon