Hukum ›› Telkomsel Diminta tak Hambat Penuntasan Kasus Korupsi Print Out Belum Juga Diserahkan

Telkomsel Diminta tak Hambat Penuntasan Kasus Korupsi


Ambon - PT.Telkomsel diminta untuk tak menghambat penuntasan kasus korupsi beras miskin (raskin) Negeri Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Pasalnya, hingga kini Telkomsel belum juga mengirimkan print out atau bukti transkrip percakapan antara tersangka dan calon tersangka yang sudah dikantongi penyidik.

“Kita memang sudah menetapkan Idham Samin sebagai tersangka, namun untuk menetapkan tersangka tambahan dalam kasus ini kita masih menunggu print out atau bukti transkrip percakapan antara tersangka dan calon tersangka,” ungkap Kajari Ambon, H Robert Ilat, kepada Siwalima, di ruang kerjanya, Rabu (13/5).

Kajari mengaku, pihaknya sudah melakukan koordinasi berulang kali dengan pihak Telkomsel namun sampai saat ini belum juga direspons.

“Sudah satu bulan lebih, kita mintakan data print out tersebut namun sampai saat ini belum juga direspons,” ujarnya.

Dirinya berharap ada itikat baik dari Telkomsel sendiri untuk tidak menghambat penuntasan kasus ini, karena calon tersangka sudah dikantongi dan hanya menunggu print out ini untuk kemudian tersangka tambahan ditetapkan.

Untuk diketahui, dalam kasus ini penyidik Kejari Ambon telah menetapkan Idham Samin sebagai tersangka dan kini berkasnya sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Ambon, Selasa  (5/4).

Samin merupakan Pembantu Kaur Umum Negeri Batu Merah, yang berperan sebagai penanggung jawab raskin bagi masyarakat setempat.

Saat dilakukan penyelidikan, Kejari Ambon menemukan penyele­wengan dana raskin yang tidak bisa dipertanggungjawabkan sebesar Rp 115 juta. Setelah mengantongi bukti kuat, penyidik akhirnya menetapkan Pembantu Kaur Umum Negeri  Batu Merah, Idham Samin sebagai ter­sangka.

Samin ditetapkan sebagai ter­sangka setelah dilakukan ekspos oleh penyidik, Selasa (10/2). Ekspos dihadiri Kajari Ambon, H Robert Ilat, dan seluruh kasi di jajaran Kejari Ambon.

Ilat mengatakan penetapan Idham Samin sebagai tersangka sudah sesuai dengan prosedur. “Sudah ada indikasi korupsi sehingga jaksa telah menetapkan tersangkanya,” ungkap Ilat. Kini ditahan di Rutan Klas II A Ambon, Senin (23/3).   (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon