Olahraga ›› TDAM Sukses, Peserta Kagum Alam Maluku

TDAM Sukses, Peserta Kagum Alam Maluku


Ambon - Pelaksanaan Tour de Ambon Manise (TDAM) dengan menempuh jarak 236 Km berjalan aman, lancar dan sukses. Event yang merupakan ide dan gagasan dari Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa ini mendapat sambutan dan apresiasi luar biasa dari seluruh peserta.

Peserta Tour de Ambon Manise kagum dengan keindahan awal, panorama dan pariwisata di Maluku. Selama pelaksanaan TDAM sejak 17-19 November 2018 dengan melintasi Pulau Ambon, Malteng hingga Pulau Seram dan kembali ke Ambon turut memperkenalkan Pariwisata di Maluku kepada dunia luar.

Ratusan peserta yang tiba di garis finish Senin (19/11), pukul 21.00 WIT di The Natsepa Hotel bangga ikut terlibat dan ada dalam kegiatan bergengsi ini. Kapolda Maluku, Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan, pelaksanaan TDAM merupakan salah satu upaya untuk membangkitkan semangat pari­wisata Maluku, serta mengge­lorakan olahraga, khususnya bersepeda.

“Kegiatan ini juga sebagai pe­nyeimbang politik yang semakin memanas, kita pakai cooling sistem, agar ada keseimbangan, ada mesin-mesin pendingin biar Pemilu 2019 berjalan aman dan lancar,” harapnya.

Terkait permintaan peserta, masyarakat dan sejumlah pimpi­nan daerah yang menginginkan agar kedepan kegiatan bersepeda ini dapat kembali dilakukan, Kapolda mengaku akan melihat situasi dan kondisi.

“Memang animo masyarakat sangat tinggi. Bisa kita akomodir, lihat situasi. Mungkin nanti rutenya yang berbeda. Kegiatan saat ini memang kita selingi dengan bhakti sosial seperti pemberian tali asih kepada setiap wilayah yang dilalui. Pembagian dilaksanakan di beberapa tempat seperti di Ureng, Waipia, Saleman, dan Rumah Kay,” ujarnya.

Mantan Kakorlantas Polri ini menyampaikan terima kasih kepada semua peserta TDAM 2018, termasuk Kodam XVI/Pattimura, Pemrov Maluku, Pemkot Ambon, Pemkab Malteng dan SBB, maupun para sponsor yakni BRI, BNI, Pertamina, Jasa Raharja, Aqua, The Natsepa Hotel, Kapal Cepat Cantika dan lain sebagainya yang telah membantu mensuk­seskan kegiatan tersebut.

Tak lupa ucapan terima kasih juga kepada seluruh elemen masyarakat di Pulau Ambon dan Pulau Seram yang sudah ikut memberikan penyambutan di sepanjang rute perjalanan dengan hangat dan penuh suka cita.

“Kepada segenap panitia yang sudah bekerja keras disampaikan beribu terima kasih, semoga ini menjadi pengalaman berharga kita dalam memberikan pelayanan yang tulus kepada siapapun,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kodam XVI/Pattimura, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan yang menjadi salah satu peserta lomba balap sepeda Tour de Ambon Manise 2018 mengimbau pemerintah daerah untuk menyambut dan menjadikan kegiatan ini sebagai upaya pengembangan wisata.

“Yang paling terkesan dari seluruh peserta ini baik dari Jakarta, Padang, Papua, NTT, dan daerah lain, saya merasa sangat puas dengan kegiatan ini,” jelas Kasdam di sela-sela penutupan TDAM di The Natsepa Hotel.

Menurut Kasdam, dari segi penyelenggaraan dan pelayanan, fasilitas dan sarana penunjang lainnya terutama pada saat kegiatan hari kedua di Pantai Ora berjalan baik dan lancar.

Pasalnya, di sana para peserta diberikan kebebasan untuk be­rekreasi masing-masing menik­mati pemandangan alam laut Pantai Ora. “Menurut saya, seha­rusnya pemda dan pihak terkait harus sambut kegiatan ini dengan baik,  dan jadikan destinasi peng­embangan wisata untuk Kota Ambon,” ujarnya.

Kasdam yang juga ikut sejak hari pertama hingga finish mengung­kapkan, kegiatan seperti ini diawali dengan hobi dan sangat berman­faat dalam mempersatukan masyarakat dari berbagai pelosok tanah air dan para peserta juga sangat terkesan dengan variasi medan yang dihadapi.

Hal yang sama juga disam­paikan oleh peserta. Tak keting­galkan juga mantan Wakapolda Maluku Brigjen Pol Daniel Passa­ribu yang menjadi peserta TDAM 2018 ini juga mengaku terkesan dengan jalur yang dilalui, namun menyuguhkan berbagai keindahan panorama alam yang sangat indah.

“Saya memang datang untuk ikut. Sejak hari pertama sampai sekarang saya bangga,’ singkatnya.

Dousman (58), asal Kota Bandung-Jabar, TDAM 2018 yang diselenggarakan Polda Maluku ini luar biasa hebat, sebab pemandangan alam indah dan kondisi jalanannya cukup menantang, dimana ada turunan dan tanjakan yang memacu adrenalin para ratusan peserta dari berbagai provinsi di tanah air.

“Turunan dan tanjakannya maut tetapi tidak masalah dan yang penting happy. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Maluku, Brigjen Pol Royke Lumowa dan jajarannya yang telah mempromosikan Ambon serta Pulau Seram ke luar secara nasional maupun dunia internasional, sebab ada juga peserta dari luar negeri seperti Amerika Serikat, Swiss, Kanada, serta Perancis. Ini yang paling utama supaya Ambon lebih maju dan Maluku itu lebih menarik serta indah,” ujar pria yang berprofesi sebagai konsultan tambang ini.

Sementara Sony Nilkiyato (60) kapten tim sepeda asal Jakarta juga  mengagumi keindahan panorama alam laut dan objek-objek wisata yang begitu indah kemudian rute-rute yang dilalui sangat menantang.

Diakuinya, ada beberapa insiden kecil yang membuat beberapa peserta terluka, namun tidak menyulut semangat dari para peserta untuk tetap mengikuti hingga garis finish.

Bahkan peseta begitu menikmati pemandangan dan keindahan alam serta pelayanan panitia pelaksana TDAM.

Sedangkan Ratu Wagnia (22) dari Bandung salah satu pegawai pada Dinas PU setempat, mengaku  medan yang ditempuh sangat asyik dan menantang dan dia juga sudah terbiasa mengikuti lomba serupa di Bandung.

“Medan yang dilalui seperti di Bandung, hampir mirip dengan yang diselenggarakan panitia TDAM, tetapi untuk panorama alam Ambon sangat indah,” katanya.

Untuk diketahui, peserta TDAM mulai melakukan star dari The Natsepa Hotel dilanjutkaan dengan mengunjungi sejumlah  spot wisata diantaranya, JMP, Patung Kristina Martha Cristina Tiahahu, Gong Perdamaian, Batu Layar, patung Leimena, patung Sukarno di Masohi, Pantai Ora dan kembali ke The Natsepa Hotel.

Penutupan TDAM dalam bentuk makan malam bersama, pembagian doorprise hingga hiburan. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon