Daerah ›› Tak Miliki Ijin, Demo Mahasiswa Bursel Dibubarkan

Tak Miliki Ijin, Demo Mahasiswa Bursel Dibubarkan


Ambon - Lantaran tidak memiliki  ijin untuk melakukan demonstrasi, mahasiswa asal Kabupaten Buru Selatan (Bursel) yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Buru Selatan (Fokmabus) dibubarkan pihak kepolisian Rabu (9/11).

Sekitar pukul 9.45 WIT, Fokmabus melakukan aksi demo di depan Kantor Gubernur Maluku. Mereka menolak hasil kerja Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Derah Bursel yang akan dilantik Gubernur Maluku, Said Assagaff.

Kepada wartawan Sekjen Fokmabus, Maraden Hukunala mengatakan, sesuai dengan tuntutan penolakan  yang telah disampaikan pihaknya ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) di Jakarta dalam bentuk orasi beberapa waktu lalu, dirinya meminta pihak Kemenpan-RB segara mengevaluasi kinerja Gubernur Maluku.

Menurut mereka, evaluasi tersebut perlu dilakukan berdasarkan pada kehendak pribadi  Gubernur Maluku yang telah menunjuk Sahrul Ulipawa sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bursel. “Yang menjadi Sekda Bursel harus anak Bursel bukan Ulipawa,’’ tegas Hukunala.

Dikatakan, pengangkatan yang dilakukan tidaklah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki oleh  Sahrul Ulipawa. Sahrul Ulipawa tandas Hukunala banyak memiliki kelemahan, terutama dirinya tidak tahu menahu soal tatanan adat budaya masyarakat Kabupaten Bursel, letak geografis dan batas-batas kabupaten yang ada di kabupaten yang dimekarkan dari induknya Kabupaten Buru itu.

“Masyarakat Kabupaten Bursel akan terus melakukan penolakan terhadap Sahrul Ulipawa, karena masyarakat  yang ada di kabupaten itu menilai Sahrul Ulipawa tidak loyal dalam berkerja. Semasa menjabat sebagai Kepala Bappeda Kabupaten Bursel, Ulipawa lebih banyak berada di luar daerah ketimbang berada di Bursel,” ungkapnya. (S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon