Hukum ›› Tabrakan Maut di Passo, Sitanala Diperiksa Polisi

Tabrakan Maut di Passo, Sitanala Diperiksa Polisi


Ambon - Setelah menerima surat izin Gubernur Maluku, anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Jimmy Sitanala akhir­nya diperiksa penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Jumat (13/4).

Sitanala mendatangi kantor Satlantas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease sekitar pukul 14.00 WIT dan langsung menghadap piket unit laka untuk diperiksa sebagai saksi dalam kecelakaan maut yang menewaskan Fredy Pattirajawane, warga Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon, Minggu (25/3) lalu itu.

“Jadi hari ini, kami memulai pe­meriksaan terhadap yang bersang­kutan. Pemeriksaan terhadap Sita­nala setelah kami diberi surat izin oleh gubernur, sehingga kami lanjutkan prosesnya. Kita periksa kapasi­tasnya sebagai saksi, dan akan kita gelar perkara secara internal untuk se­lanjutnya  ditetapkan sebagai ter­sangka jika memang bukti-bukti su­dah cukup mengarah ke dia. Tetapi ini kan setelah kita gelar internal dulu,” jelas Kasat Lantas Polres Pu­lau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Muhammad Bambang Wihar­ga kepada wartawan Jumat (13/4).

Wiharga mengatakan, setelah gelar perkara, terdapat cukup bukti untuk pe­netapan tersangka maka akan dili­hat lagi apakah akan ditahan atau tidak.

“Setelah ini juga berkas kita lengkapi dan kita kirim ke jaksa tetapi sebelumnya kan kita harus lihat dulu keterangan-keteranganya, baik itu keterangan saksi Stela, saksi yang melihat Jimmy ngebut dan saksi lain. Itu nanti kita cross check dan singkronkan jika sudah sudah fix  segera kita tuntaskan,” jelasnya .

Untuk diketahui, nyawa Fredy Patti­rajawane, warga Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon melayang, setelah ditabrak Jimmy G Sitanala. Kecelataan maut itu terjadi di Jalan Sisingamangaraja depan Toko Trisula, kawasan terminal transit Passo, Minggu (25/3), sekitar pukul 05.30 WIT.

Informasi yang diperoleh Siwa­lima, saat itu, Fredy Pattirajawane dengan sepeda motor honda Blade DE 3716XX melaju dari arah Passo hendak menuju Suli, saat tiba di depan Toko Trisula, muncul Jimmy Sitanala yang mengendarai mobil honda Brio berwarna merah DE 1579 AH, dengan kecepatan tinggi dari arah Desa Suli, dan langsung menyeruduk Fredy.

Lelaki 41 tahun itu, diduga masuk ke jalur korban, lantaran ia tak bisa mengendalikan laju mobil.  Korban terlempar dari sepeda motor dan terseret hingga 25 meter. Sementara mobil yang dikemudikan Jimmy masuk ke semak-semak.

Akibat tabrakan dasyat itu, kor­ban mengalami luka parah. Kakinya juga putus. Lelaki 39 tahun itu, meninggal dunia sebelum dilarikan ke rumah sakit.

Jimmy tak sendiri di dalam mobil. Di dalam mobil ada pegawai Otoritas Jasa Keuangan Maluku, Stella Matita­putty. Pihak kepolisian yang tiba di lokasi kejadian, memintai keterangan saksi-saksi, dan langsung menga­mankan Jimmy dan dan Stella. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon