Kriminal ›› Tabrakan di Karang Panjang, Satu Orang Tewas

Tabrakan di Karang Panjang, Satu Orang Tewas


Ambon - Kecelakaan lalu lintas di kawasan Karang Panjang, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon menelan korban jiwa. Kali ini terjadi di kawa­san Lin V, Sabtu (11/5) seki­tar pukul 02.50 WIT dini hari.

Akibat tidak dapat me­ngen­dalikan kendaraan, nya­­wa salah satu penge­mudi sepeda motor bernama Frenly Matulessy (25) melayang, karena meng­alimi luka berat pasca tabrakan.

Kasat Lantas Polres Pulau Ambon dan Pu­lau-pulau Lease Iptu Fiat Ari Suhada Sabtu (11/5) menjelas­kan, pe­ris­tiwa itu berawal ketika sepeda motor jenis Yamaha Mio DE 5731 AR yang dikendari pria tanpa identitas bergerak dari arah Kantor Ikes hendak menuju ke arah Kota Ambon.

Tiba di TKP, muncul sepeda motor jenis Yamaha Fino DE 2647 NP yang dikendari korban yang adalah warga karpan berboncengan dengan Elvis Rumehin (19) dari arah ber­lawanan.

Karena kedua pengendara dalam kecepatan tinggi tidak dapat me­ngendalikan kendaraannya, meng­akibatkan keduanya saling tabrak.

“Untuk pengendara motor mio kita belum ketahui identitas karena yang bersangkutan tidak memiliki iden­titas. Untuk kecelakaan ini, kedua­nya dengan kecepatan tinggi, tiba di TKP kedua pengendara sama sa­ma lalai dan tidak bisa mengen­da­likan kenda­raan sehingga saling tabrak di tengah jalan,”ungkap Su­hada.

Dari kejadian tersebut pengemudi motor Fino Frenly Matulessy mengalami luka berat berupa cidera kepala, benturan pada dada, serta luka lecet pada bagian tubuh lainnya, sehingga dilarikan ke RSU dr. Hau­lussy Ambon untuk mendapatkan penanganan  medis. Namun setelah mendapat perawatan nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhir di rumah sakit.

Sedangkan boncengannya, Elvis hanya mengalami luka ringan berupa lecet pada kaki dan dilarikan juga ke RSU dr. Haulussy untuk mendapat­kan perawatan.

Sementara pengendara motor Mio juga mengalami luka berat berupa cidera kepala, luka pada wajah, serta mengalami patah pada tulang per­gelangan tangan kanan sehingga dilarikan ke RS Bhyangkara Tantui Ambon untuk mendapatkan pena­nganan medis.

Suhada menambahkan, pihaknya sudah mengamankan barang bukti. “Satu korban meninggal, dua lainnya masih dirawat sehingga kita kesulitan mendapat kete­rangan lanjut, kalau untuk barang bukti sudah diamankan di pos lalu lintas di Karpan,” pungkasnya. (S-45)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon