Politik ›› Syarif & Payapo Ajukan Pengunduran Diri ke DPRD

Syarif & Payapo Ajukan Pengunduran Diri ke DPRD


Ambon - Dua dari lima anggota DPRD Maluku yang akan maju dalam perhelatan pilkada tahun 2017 mendatang telah resmi menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada sekretariat DPRD Maluku.

Kepada wartawan di Baileo Rakyat Karang Panjang Ambon kemarin, Sekretaris DPRD Maluku, Roy Manuhutu mengaku dua anggota komisi A yang telah resmi bersurat ke sekretariat DPRD agar dapat diproses pengunduran dirinya.

“Mereka yang telah mengajukan surat agar diproses pengunduran dirinya oleh DPRD adalah anggota Komisi A DPRD Maluku Syarif Hadler dan M Yasin Payapo,” ujarnya

Dikatakan, nantinya selaku sekretaris dewan dirinya akan menyampaikan pengusulan pengunduran diri ini kepada pimpinan DPRD  agar melalui sekretariat dapat dikeluarkan tanda terima agar diserahkan kepada KPU.

“DPRD nantinya akan mengusulkan pemberhentian anggota DPRD yang akan maju dalam pilkada kepada Mendagri agar dapat diproses SK pemberhentiannya dan diserahkan kepada KPU 60 hari setelah ditetapkan sebagai calon,” katanya

Berdasarkan pasal 68 ayat 1 PKPU nomor 9 tahun 2016 tentang pencalonan disebutkan bagi  calon  yang  berstatus  sebagai  anggota  DPR, DPD, DPRD, anggota TNI/Polri/PNS wajib menyampaikan  keputusan  pejabat  yang  berwenang tentang  mereka dari jabatan dimaksud paling lambat 60 (enam puluh) hari sejak ditetapkan sebagai calon.

Syarif Hadler maju dalam pilkada kota Ambon sebagai balon wakil walikota mendampingi balon walikota Richard Louhenapessy. Sementara M Yasin Payapo akan maju dalam pilkada SBB sebagai balon bupati berpasangan dengan Timotius Akerina.

Selain mereka berdua, anggota DPRD Maluku lainnya yang akan maju dalam pilkada adalah Samson Atapary dan Suhfi Majid yang akan berpasangan dan maju di pilkada SBB. Ada juga Dharma Oratmangun yang dipastikan akan bertarung sebagai balon bupati di pilkada MTB. (S-42)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon