Kesra ›› Statatistik Perekonomian Maluku Alami Peningkatan

Statatistik Perekonomian Maluku Alami Peningkatan


Ambon - Perekonomian Maluku terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal inilah yang membuat Bank Indonesia (BI) Perwakilan Maluku menggelar sosialisasi tentang Statistik Maluku, yang dipusatkan di ruang rapat BI Maluku dengan melibatkan pihak BI pusat, Selasa (9/5).

Kepala BI Provinsi Maluku, Bambang Pramasudi dalam sambutannya mengatakan, bila membahas perkembangan ekonomi Maluku maka, tidak dapat dipisahkan dari pergerakan ekonomi nasional, maupun global.

“Pertumbuhan ekonomi globalpada tahun 2016 adalah 3,1%. BI perkirakan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2017 capai 3,4%,” ungkap Pramasudi. 

Selain itu kata dia, ekspor Indonesia ke Tiongkok terpantau membaik. Membaiknya pertumbuhan ekonomi global tersebut secara umum didorong oleh perbaikan harga komoditas, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun pertambangan.

“Dengan membaiknya ekonomi global tersebut berdampak pada pertumbuhan ekonomi nasionalyang tercatat 5,01% (yoy)pada triwulan I-2017 atau membaik dari triwulan IV-2016 yang tercatat 4,94% (yoy),” ujarnya.

Dijelaskan, pertumbuhan ekonomi nasional ditopang oleh sektor Infokom karena penggunaan data internet yang meningkat, sektor industri (khususnya industri kimia, industri makan-minum, dan industri karet), serta sektor pertanian dan perikanan. Selain itu, sektor pertambangan dan migas justru menjadi sektor dengan pertumbuhan negatif seiring dengan menurunnya produksi gas alam, minyak mentah, dan industri pengolahan tambang.

Data lain juga menunjukkan bahwa ekspor nasional tumbuh meningkat ditopang oleh ekspor non-migas. Sementara Ekspor migas mengalami kontraksi, sementara ekspor jasa terpantau meningkat didorong oleh meningkatnya jumlah wisatawan mancanegara.

“Dari pergerakan ekonomi nasional tersebut, kita lihat bahwa Indonesia tidak lagi dapat mengandalkan sektor migas saja. Oleh karena itu, sektor-sektor lain perlu dikembangkan sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru,” tandasnya.

Dengan demikian, tambah Pramasudi, indikator-indikator ekonomi global dan nasional tersebut harus dapat ditangkap untuk menyusun langkah bagaimana membangun ekonomi Maluku.

Saat ini seluruh Kantor Perwakilan BI termasuk Kantor Perwakilan BI Maluku secara serentak sedang melaksanakan kajian untuk temukan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru.

“Diharapkan, BI selaku advisor pemda dalam mengembangkan ekonomi, mampu memberikan rekomendasi sektor-sektor yang dapat dijadikan sumber pertumbuhan ekonomi di Maluku,” tambahnya. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon