Daerah ›› SMPN 1 Rayakan Hut ke-59

SMPN 1 Rayakan Hut ke-59


Ambon - Tidak disangka SMPN 1 Ambon telah memasuki usia yang ke-59 tahun, 18 Agustus kemarin.

Peringatan HUT SMPN 1 Ambon ke-59 kali ini lebih semarak dari tahun sebelumnya, karena dimeriahkan dengan suguhan seni dan lomba bertutur menggunakan Bahasa Inggris. Pasalnya sekolah ini merupakan rintisan sekolah berbasis internasional (SBI).

Perayaaan HUT SMPN 1 Ambon yang digelar, Selasa (18/8), dihadiri Sekretaris Kota Ambon, Ny HJ Huliselan, Kepala Badan Kepegawaian (BKD) Kota Ambon yang juga salah satu alumni, serta para alumni lainnya dan stakeholder di bidang pendidikan.

Tujuan dari peringatan HUT SMPN 1 Ambon ke-59 tersebut adalah meningkatkan semangat kebersamaan dalam mengembangkan pendidikan yang berkualitas, berdaya guna dan berhasil guna, meningkatkan rasa kekeluargaan, kerjasama dan solidaritas diantara pendidik dan tenaga kependidikan, komite sekolah, alumni serta stakeholder.

Sekretaris Kota Ambon, Ny. HJ Huliselan saat menyampaikan sambutannya mengatakan, dengan peringatan HUT sekolah tersebut dapat memacu seluruh jajaran SMPN 1 Ambon baik guru, pelaksana pendidikan maupun para siswa untuk tetap eksis dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Kota Ambon.

"Para guru harus menekankan kepada siswa-siswinya untuk mencintai almamater, sehingga dimanapun dia berada akan selalu mengingat SMPN 1 Ambon sebagai almamaternya," tukas Huliselan.

Kemajuan yang dialami sekolah tersebut, lanjutnya, karena siswa-siswanya menguasai Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional. Dengan menguasai bahasa tersebut, harusnya tidak melupakan Bahasa Indonesia.

"Apalagi SMPN 1 Ambon sebentar lagi menjadi SBI. Pemkot Ambon tetap mendukung program pengembangan SMPN 1 Ambon, karena sekolah ini telah melahirkan banyak pejabat di lingkup pemkot termasuk memberikan kontribusi dalam rangka peningkatan pendidikan di kota ini," terangnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SMPN 1 Ambon, Ny. M Nikijuluw kepada wartawan mengatakan, melalui peringatan HUT ke-59, akan menjadi motivasi bagi komponen sekolah agar dapat pengembangan pendidikan.

"SMPN 1 Ambon tetap eksis untuk menuju sekolah rintisan SBI dan sudah dilakukan verifikasi oleh lembaga penjamin mutu di Jakarta, dimana sekolah itu mendapat predikat baik," terangnya.

Ditambahkan, sambil menunggu penetapan SMPN 1 Ambon sebagai SBI, maka telah dibuka dua kelas akselarasi di sekolah tersebut, yang akan ditempati siswa-siswa yang ber-IQ istimewa.

Sekolah Harus Efektifkan Muatan Lokal

Saat itu, Huliselan juga mengatakan guna menyiapkan siswa-siswinya sebagai tenaga yang handal dan siap dipakai maka sekolah tidak lagi memberikan pelajaran pada bidang-bidang tertentu. Menurutnya, kini saatnya sekolah mengefektifkan pembelajaran muatan lokal (mulok).

"Mulai saat ini skill anak didik harus diberi dengan ketrampilan-ketrampilan bukan hanya pada satu bidang semata tetapi untuk banyak aspek, sehingga kelak jika para siswa itu lulus SMP maka sekolah kejuruan menjadi tempat tujuan untuk mengembangkan ketrampilan yang diperolehnya di bangku SMP," tukasnya. (S-26)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon