Hukum ›› Sidang Lakalantas Namela, JPU Hadirkan Dua Saksi

Sidang Lakalantas Namela, JPU Hadirkan Dua Saksi


Ambon - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Siti Ariyani Ramelan dan Ajid Latuconsina dalam sidang lanjutan kasus kecelakaan lalulintas di Namlea pada Minggu, 19 April 2009 dengan terdakwa Rahman Buamona menghadirkan dua saksi yaitu, La Guga dan Marua Buamona.

Sidang tersebut digelar di ruang Candra Pengadilan Negeri (PN) Ambon, Selasa (1/9) dipimpim majelis hakim I Wayan Kawisada didampingi hakim anggota M Djaelani.

Kepada majelis hakim kedua saksi La Guga dan Marua Buamona menjelaskan, terdakwa adalah supir angkutan umum jurusan Jikumarasa-Namlea yang ditumpangi oleh mereka.

Mereka mengatakan, kecelakaan yang terjadi pada Minggu 19 April 2009 lalu di Desa Lala, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru karena kondisi cuaca saat itu sementara hujan.

Dikatakan, mobil yang dikemudikan terdakwa melaju dari jurusan Jikumarasa-Namlea dengan kecepatan tinggi kira-kira 80 kilometer per jam. Saat kecelakaan, terdakwa sementara menyetir dengan satu tangan dan tangan satunya sementara memegang Ipop mendengarkan musik.

Saksi mengaku mengalami patah pada bagian dada kiri atas dan luka pada bagian pipi dan dagu kiri. Sementara itu saksi Marua mengatakan, akibat kecelakaan tersebut dirinya mengalami patah tulang pada tangan kanan hingga tidak dapat bekerja dengan baik.

Menurut mereka, terdakwa tidak pernah mengeluarkan biaya untuk pengobatan mereka selama selama menjalani opname di rumah sakit.

Usai mendengat keterangan saksi, terdakwa kepada majelis hakim membantah mendengarkan musik saat membawa mobil dan kondisi mobil tidak dalam kecepatan tinggi.

Sidang kemudian ditunda majelis hakim hingga pekan depan dengan agenda persidangan pembacaan tuntutan oleh JPU. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon