Hukum ›› Sidang Korupsi Lahan Poltek tak Jelas Kasi Penkum: Dakwaan Sudah Siap

Sidang Korupsi Lahan Poltek tak Jelas


Ambon - Agenda sidang kasus dugaan korupsi pengadaan lahan dengan terdakwa Direktur Poltek Negeri Ambon, Miegsjeglorie V Putuhena dan eks Plt Direktur, Verdinand Sekerony hingga kini tak jelas kapan dimulai.

Berkas dua petinggi Poltek Ambon ini sudah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Ambon sejak Rabu (26/10) lalu, sebelum berkas tiga tersangka kasus pembelian lahan dan gedung bagi pembukaan kantor Cabang Bank Maluku di Surabaya.

Berkas mantan Dirut Bank Maluku Idris Rolobessy dilimpahkan Kamis, (27/10), disusul Dirut CV Harves Heintje Abraham Toisuta, Senin (31/1) dan mantan Kepala Devisi Renstra dan Corsec Bank Maluku, Petro Rudolf Tentua, Selasa (1/11).

Jadwal sidang sudah ditetapkan. Idris akan menjalani sidang per­dana pada Selasa (8/11). Keeso­kan harinya Rabu (9/11) giliran Heintje dan Petro. Namun tak jelas agenda sidang kasus lahan Poltek. 

Kasi Penkum dan Humas Kejati Maluku, Samy Sapulette yang di­kon­firmasi mengaku, JPU sudah siap dengan dakwaan, namun jadwal si­dang ditetapkan oleh pengadilan. “Itu pengadilan. Dan konfirmasi saja ke pengadilan,” katanya.

Humas Pengadilan Tipikor Ambon, Herry Setiabudi yang dikon­fir­masi, namun telepon selulernya tidak aktif.

Berkas Miegsjeglorie V Putu­he­na dan Verdinand Sekerony dilim­pahkan oleh Kasi Penuntutan Kejati Maluku Rolly Manampiring Rabu (26/10) sekitar pukul 16.00 WIT, ke Pengadilan Tipikor Ambon.

Putuhena adalah tersangka du­gaan korupsi pengadaan lahan tahun 2012 seluas 10.000 meter persegi sebesar Rp 707. 324.181, dari total anggaran Rp 1.750.000. 000. Sedangkan Verdinand Seke­rony ditetapkan sebagai tersangka pe­ngadaan lahan tahun 2010 seluas 2.600 meter persegi sebe­sar Rp  150.665.819, dari total ang­garan Rp 455.000.000.

Berdasarkan audit BPKP Perwa­kilan Maluku total kerugian negara dalam kasus ini sebesar Rp 857.990.000. Untuk diketahui, Putuhena dan Seke­rony ditahan, Senin (10/10) di Rutan Klas IIA Ambon.  Putuhena dan Sekerony digi­ring ke Rutan setelah penyidik Ditreskrimsus Polda Ma­luku menye­rahkan berkas kedua tersangka dan barang bukti atau tahap II kepada JPU Kejati Maluku pukul 15.47 WIT di Kantor Kejari Ambon. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon