Pemerintahan ›› Siahay Mulai Tugas, Ely Tunggu Putusan Mahkamah Partai

Siahay Mulai Tugas, Ely Tunggu Putusan Mahkamah Partai


Ambon - Politisi Partai Golkar Margaretha Siahay mulai bertugas sebagai anggota DPRD Kota Ambon, se­telah dilantik oleh Ketua James Maatita, Rabu (3/5).

Siahay dilantik sebagai pengganti antar waktu, almarhum H Husein Toi­suta yang meninggal Juni 2016 lalu.

Pelantikan Siahay yang berlangsung dalamRapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Ambon mengacu pa­da Surat Keputusan Gu­ber­nur Maluku Nomor. 403 tahun 2016  tertanggal 16 Desember 2016 tentang Peresmian Pemberhentian Antar Waktu Anggota DPRD Kota Ambon masa bakti 2014-2019 dan Peresmian PAW Anggota DPRD Kota Ambon Sisa Masa Bhakti 2014-2019, untuk melanjutkan tugas dan pengabdian bersama dengan para anggota DPRD kota Ambon yang lainnya.

Rapat Paripurna dipimpin Ketua James Maatita yang didampingi Wakil Ketua Rustam Latupono. Selain anggota DPRD, hadir juga Caretaker Walikota Ambon FJ Papilaja, serta para pimpinan SKPD di jajaran pemkot.

Maatita dalam sambutannya  meng­harapkan Siahay bisa melaksanakan tugasnya sebagai anggota DPRD Kota dengan sebaik-baiknnya serta dapat menjalani hubungan yang baik antar sesama anggota baik dalam satu fraksi maupun lintas fraksi,’ ujarnya

“Diharapkan juga dapat berinte­raksi dengan baik di tengah perge­sekan berbagai kepentingan yang terjadi begitu cepat di era globalisasi sebagai kenyataan yang harus kita hadapai oleh semua pihak termasuk sebagai anggota DPRD,” katanya.

Di tempat yang sama, Caretaker Walikota Ambon FJ Papilaja meng­harapkan dukungan dan kerjasama yang harmonis dengan DPRD Kota Ambon kedepan, tentunya dalam menyukseskan pelantikan walikota dan wakil walikota terpilih periode 2017-2022.

‘Terutama dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi kita dalam berbagai program pembangunan kota Ambon, dalam hal upaya untuk meningkatkan citra kota Ambon manise sebagai kota ambon manise yang aman, nyaman, damai, indah, bersih dan sejahtera,” ujarnya.

Tunggu Mahkamah

Sebenarnya sesuai pelantikan Siahay, juga bersamaan dengan pelantikan Ely Toisuta sebagai Wakil Ketua DPRD menggantikan almar­hum Husein Toisuta.

Namun pelantikan tersebut ditun­da, hingga menunggu adanya putu­san Mahkamah Partai Golkar, me­nyusul adanya gugatan yang diaju­kan Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Ambon Marcus Pattiapon.

Pattiapon kepada Siwalima di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (3/5) mengatakan proses persida­ngan gugatan terhadap keputusan DPP Partai Golkar akan berlangsung Kamis (4/5).

“Kita akan ikut aturan-aturan dan keputusan Mahkamah Partai secara bijak. Kamis (4/5) sudah jalan, tadi juga Ibu Ely malah sudah duluan berangkat ke Jakarta,” kata Pattiapon.

Saat ditanya soal gugatan kenapa tidak dilayangkan dari dulu, Pattiapon mengaku proses gugatan sudah masuk sejak lama namun mungkin baru diproses di Mahkamah Partai mungkin sehingga saat ini baru dipanggil oleh Mahkamah Partai.

“Harapannya kita tetap mengalir dan mengikuti proses sesuai aturan partai. Jika keputusan Mahlamah Partai menganulir untuk Ely dilantik maka saya menerimanya,” ujarnya.

Sementara itu, Ely yang dikon­firmasi Siwalima melalui telepon selulernya, ternyatatak mengaktif­kan telepon selulernya.

Mulai Sidang

Sementara itu, dipastikan hari ini Kamis (4/5), Mahkamah Partai Golkar akan menggelar sidang gugatan atas Marcus Pattiapon yang keberatan terhadap putusan DPP partai Golkar nomor B-906/GOLKAR/XII/2016 tanggal 7 Desember 2016 perihal Persetujuan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon.

Pattiapon melalui kuasa hukumnya Theodoron Makarios Solissa kemu­dian melayangkan surat ke Gubernur Maluku dengnan tembusan ke DPRD Maluku tentang Permohonan Penun­daan Pelantikan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon sekaligus Pemberitahuan Tentang Telah Didaftarkannya Per­mohonan Penyelesaian Perselisihan Internal Partai Golkar Terhadap Pem­batalan Surat Keputusan DPP Partai Golkar nomor B-906/GOLKAR/XII/2016 tanggal 7 Desember 2016 tentang Persetujuan Wakil Ketua DPRD Kota Ambon.

Surat tertanggal 29 April 2017 tersebut, intinya pertama, menyikapi surat pemberitahuan nomor 171/158/DPRD tanggal 28 April 2017 yang ditandatangani Sekretaris DPRD Kota Ambon tentang rapat paripurna isti­mewa dalam rangka pengambilan sumpah/janji  Pengganti Antara Wak­tu (PAW) Wakil Ketua DPRD,  Rabu (3/5).

Acuan hukumnya adalah Surat Keputusan Gubernur Maluku yang asal muasalnya penerbitannya melalui Surat Keputusan DPP Golkar nomor B-906/GOLKAR/XII/2016 tanggal 7 Desember 2016 perihal persetujuan wakil Ketua DPRD Kota Ambon.

Kedua, Bahwa surat keputusan DPP Golkar nomor B-906/GOLKAR/XII/2016 tanggal 7 Desember 2016 perihal Persetujuan Wakil Ketua DPRD Kota, saat ini sementara diajukan keberatan terhadap keputu­san partai oleh Marcus Pattiapon melalui mahkamah Partai Golkar di Jakarta berdasarkan surat tanda terima permohonan tanggal 25 April 2017.

Ketiga,Bahwa atas dasar penga­juan keberatan terhadap keputusan partai oleh Marcus Pattiapon maka panitera mahkamah partai Golkar telah melakukan pencatatan pada buku registrasi.

Menyikapi hal tersebut Sekretaris DPD II Partai Golkar Kota Ambon Max Siahay kepada Siwalima usai mengikuti pelantikan PAW anggota DPRD Kota Ambon, di Baileo Rakyat Belakang Soya, Rabu (3/5) mengatakan pihaknya siap meng­ikuti proses sidang di Mahkamah Partai sehingga siap menunggu putusan gugatan tersebut. 

“Rencanaya Kamis (4/5) ada si­dang di Mahkamah Partai Golkar. DPD II saya dengan ketua besok (hari ini-red) kita akan hadir untuk meng­ikuti proses sidang yang pro­ses­nya akan ber­langsung paling lama 2 minggu ke depan. DPD siap menerima apapun keputusan sidang,” katanya.

Ia menilai gugatan yang diajukan Pattiapon merupakan hal yang wajar untuk semua kader partai Golkar yang merasa dirugikan.

“Semua orang punya hak secara pribadi dan itu sudah diatur dalam organisasi,” jelasnya.

Pelantikan Ely sebagai pimpinan DPRD Ambon, sebenarnya telah disetujui oleh Gubernur Maluku Said Assagaff, lewat keputusan nomor 123 tahun 2017, tertanggal 31 Maret 2017 tentang Peresmian Pengangkatan PAW Wakil Ketua DPRD Ambon periode 2014-2019.

Keputusan tersebut juga menga­cu pada SK DPP Golkar nomor 906/Golkar/XII/2016 tanggal 7 Desember 2016, tentang Persetujuan Peng­gantian Wakil Ketua DPRD Ambon.(S-40/S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon