Daerah ›› Sekda Malra Harap Dapat Direalisasi Gelar Pelatihan Pemicuan STBM-PKGBM

Sekda Malra Harap Dapat Direalisasi


Langgur - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Petrus Beruatwarin mengharapkan, pelatihan pemicuan Sanitas Total Berbasis Masyarakat (STBM) tingkat desa, serta Program Kesehatan Dan Gizi Berbasis Masyarakat (PKGBM) untuk menurunkan stunting dapat direalisasi.

Kata dia, kegiatan yang dikoordinasikan melalui Kementerian Kesehatan dan dibawah tanggung jawab Sub Direktorat PLP dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 3 Tahun 2014 tentang  STBM.

Ditegaskan, kegiatan in sebagai pilar utama yang perlu diperhatikan secara bersama. Himbauan untuk stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan makanan dan minuman yang sehat, pengelolaan sampah dengan benar, serta pengelolaan limbah cair yang aman harus dapat direalisasi.

“Kita tidak bisapandang sebelah mata. Karena landasannya pada peraturan menteri. Nah hal yang perlu diperhatikan dalam kegiatan ini sebagai pilar utama adalah, himbauan untuk stop buang air besar sembarangan, cuci tangan pakai sabun, pengelolaan makanan dan minuman yang sehat, pengelolaan sampah dengan benar, serta pengelolaan limbah cair yang aman,” tuturnya

Hal-hal ini sering disepelakan oleh masyarakat, padahal dampaknya sangat besar,”ujar Beruatwarin.

Dikatakan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk mendorong masyarakat  yang difasilitasi oleh petugas kesehatan untuk melakukan upaya perbaikan perilaku hidup bersih dan sehat, terkait sanitas melalui pendekatan STBM.

Dan untuk merealisasi hal tersebut, lanjutnya, perlu dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang trampil dan profesional.

“Saya akui untuk realisasinya butuh SDM yang sesuai, diantaranya adalah para fasilitator pemicuan STBM yang handal, yang mampu merancang program STBM untuk meningkatkan kebutuhan masyarakat dalam mempraktekkan hidup bersih dan sehat,” tandasnya.

Selain itu ,tambahnya, untuk memperkuat  hubungan antara peningkatan kebutuhan sanitasi, penyediaan jasa dan material sanitasi wirausaha sanitasi yang telah dilatih di Ambon beberapa waktu lalu akan menjadi bagian dari tim pemicuan.

“Tim pemicuan STBM puskesmas terdiri dari empat orang. Yang berasal dari staf kantor kecamatan 1 orang dan Puskesmas 3 orang yakni sanitarian, tenaga pengelolaan gizi. Dan tenaga promosi kesehatan. Yang mana tim ini telah di bentuk dan ditetapkan di forum rapat kerja teknisi perencanaan sanitas di tingkat kabupaten,”pungkasnya.

Ia berharap, dari kegiatan ini peserta mampu melakukan pemicuan di komunitas untuk perubahan perilaku masyarakat.

“Harapan saya nantinya  perubahan perilaku bisa terwujud melalui pemicuan untuk merubah perilaku masyarakat, dari yang tidak atau kurang sehat menjadi perilaku yang sehat, dengan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama,”tutupnya. (S-45)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon