Politik ›› Sejumlah Akademisi Jadi Timsel Panwaslu

Sejumlah Akademisi Jadi Timsel Panwaslu


Ambon - Menjelang pelaksanaan pilkada tahun 2017, tim seleksi (timsel) pembentukan calon anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) untuk lima kabupaten/kota telah terben­tuk.  Dipastikan proses rekruitment akan mulai dalam waktu dekat.

Kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Ketua Bawaslu Maluku Fadly Silawane, Sabtu (16/4) men­jelaskan pembentukan timsel ter­sebut sesuai hasil rapat pleno Bawaslu Senin (11/4) dan telah ditetapkan dalam SK Bawaslu No 9 tahun 2016.

“Ada tiga timsel yang terbentuk yakni timsel Panwaslu Kota Ambon dan Kabupaten Buru, timsel Kabupaten Malteng dan SBB serta timsel MTB. Masing-masing timsel terdiri dari 3 orang. Satu diantaranya adalah perwakilan dari Bawaslu RI dan sisanya berasal dari unsur lokal,” jelasnya.

Dikatakan, nantinya timsel akan bekerja paling lambat dua bulan untuk menghasilkan enam kan­didat yang memiliki rating terbaik untuk selanjutnya diusulkan kepada Bawaslu Maluku agar bisa mengikuti uji kelayakan.

“Dari hasil uji kelayakan, akan terpilih 3 kandidat yang selanjutnya dapat ditetapkan menjadi anggota Panwaslu di kabupaten/kota ma­sing-masing,” katanya. 

Silawane menjelaskan, setelah diben­tuk, timsel akan segera mem­buka pendaftaran kepada mereka yang berkompeten untuk mengambil bagian dalam pilkada dengan menjadi anggota Panwaslu.

Diketahui, timsel calon anggota Panwaslu Kota Ambon dan Kabupaten Buru antara lain HA Gau Kadir (Bawaslu RI),  Jusuf Madubun (Dekan FISIP Unpatti) dan Jantje Tjiptabudi (Dekan Fakultas Hukum UnpattI).

Kemudian untuk timsel calon anggota Panwaslu Kabupaten Malteng dan SBB terdiri dari Adi Suryadi (Bawaslu RI), Zainal Rengifurwarin (Akademisi FISIP Unpatti) dan Popi Tuhulele (Akademisi Fakultas Hukum Unpatti).

Sementara untuk Panwaslu MTB, terdapat nama  Armin M (Bawaslu RI), Yasmin Kamsurya dan Deasy Hehanussa (Akademisi Fakultas Hukum Unpatti) yang menjadi anggota timsel. (S-42)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon