Politik ›› SA & AR Datang Bareng Merapat ke PKB

SA & AR Datang Bareng


Ambon - Said Assagaff dan Andreas Rentanubun sama-sama mendatangi DPW PKB Maluku untuk mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal calon gubernur dan wakil gubernur, Jumat (11/8).

Kendati kebersamaan petahana dan Bupati Malra itu bukan hal baru, namun baru pertama kali keduanya tampil bersama melakukan proses pendaftaran.

Menjelang Pilkada Maluku tahun 2018  mendatang, selama berproses di beberapa partai politik, SA dan AR tidak pernah tampil bersama. Baik mengambil formulir maupun mengembalikan formulir pendaftaran.

Padahal, kedua calon kepala daerah ini sedang hangat-hangatnya dibahas, sebab AR merupakan sosok wakil yang ideal untuk digendeng SA. Ditambah lagi, hasil survei yang dirilis sejumah lembaga survei menunjukan tingkat popu­laritas Andre tertinggi diban­dingkan de­ngan balon wagub lainnya.

Pantauan Siwalima, SA dan AR tiba bersama di Sekre­tariat DPW PKB Maluku se­kitar pukul 15.00 WIT. Kedua­nya hadir didampingi pulu­han tim pendukung dan di­sambut oleh Ketua DPW PKB Maluku, Basri Damis serta fungsionaris PKB Maluku dan Desk Pilkada.

Kehadiran SA dan AR disambut dengan ramah oleh PKB. Kedua tokoh ini kemu­dian dipersilahkan untuk ma­suk ke ruangan khusus yang disediakan untuk proses pe­ng­embalian berkas-berkas pendaftaran.

Usai menyerahkan formulir pendaftaran, SA mengaku Andre merupakan salah satu balon wagub yang ideal un­tuk dirinya, karena, yang ter­sisa didalam pikirannya ha­nya ada dua nama dan AR termasuk didalamnya.

“Saya sudah pernah bilang kalau dihati saya hanya ada dua orang. Pak Andre salah sa­tu­nya, sedangkan yang sa­tu­nya lagi masih rahasia,” kata SA kepada warta­wan.

Menurutnya, kemungkinan besar untuk balon wagub akan diputuskan oleh DPP Golkar akhir Agustus nanti. Selain itu, untuk menen­tukan sosok wagub tentunya DPP akan bertanya pada dirinya.

“Pasti juga DPP akan ta­nyakan ke saya. Tetapi mung­kin akhir Agustus sudah bisa diputuskan siapa wakil gu­bernurnya. Hasil Rapimda juga sudah serahkan ke DPP dan untuk rekomendasi gu­ber­nurnya ke saya dan kita tunggu rekomendasi wakil saya,” ungkapnya

Menyangkut proses di PKB Maluku, ia serahkan sepe­nuh­nya ke partai politik. Un­tuk itu, ia akan mengikuti semua proses dan mekanisme yang dilakukan oleh PKB maupun partai-partai lainnya.

“Kita menghargai proses politik yang dibuka oleh partai supaya ada suatu keharmo­nisan. Ini merupakan partai politik yang terakhir yang kita kembalikan berkas,” ung­kapnya.

Sementara itu, AR sam­pai saat ini ia tetap merasa yakin akan digandeng SA pada pilkada mendatang.

“Saya tetap yakin. Untuk itu harus banyak berdoa dan te­tap yakin berpasangan de­ngan Pak Assagaff. Untuk itu kita hormati proses yang se­mentara berlangsung di se­mua partai politik.” jelasnya.

Menurutnya, semua partai masih dalam proses penjari­ngan dan penyaringan. Untuk itu, ia akan berupaya untuk terus meningkatkan elektabi­litas dan popularitas.

“Tentunya partai politik akan melihat kinerja kita dan juga survei. Dan ini belum ber­akhir untuk itu saya ber­upaya supaya terus tingkat­kan hasil survei,” tandasnya.

Usai menyerahkan menye­rah­kan dokumen dan ber­cakap-cakap dengan ketua serta fungsionaris PKB Ma­luku, SA dan AR bersama Ketua Tim Pemenangan, Abdul­lah Tuasikal, Sekretaris DPW PPP Maluku Arif Hentihu dan rombongan meninggalkan partai yang saat ini dipimpin oleh Muhaimin Iskandar itu.

Survei MSS

Sebagaimana diketahui, hasil survei yang dilakukan Lembaga Media Survei dan Strategi (MSS), sebagaimana dipaparkan Direktur MSS Husein Marasabessy kepada wartawan di Ambon, Rabu (2/8) terungkap balon wagub yang layak mendampingi Assa­gaff adalah Andre.

“Andre memperoleh 22 persen, disusul Richard 14,8 persen, Etty 11,1 persen serta Hendrik dan Edwin masing-masing 7 persen. Responden yang tidak tahu atau tidak jawab masih mencapai 38 per­sen,” rincinya.

Survei tersebut dilakukan dengan metode multistage random sampling dengan sampel responden 440 orang pada tanggal 7-16 Juli 2017. Margin of error 4,48 persen.

Survei SDI

Sementara itu, hasil survei yang dilakukan Sinergi Data Indonesia terhadap bakal ca­lon wagub, elektabilitas Bu­pati Malra Andre Rentanubun terbukti masih tertinggi dan disusul Wagub Zeth Sahu­burua.

Survei ini dilakukan terha­dap 8 kandidat wagub yang saat ini ramai dibicarakan oleh masya­rakat maupun yang sementara berproses di partai politik.

Kedelapan figur tersebut ialah Bupati Malra Andreas Rentanubun, Wagub Zeth Sahuburua, Ketua DPD PDIP Maluku Edwin Huwae, KDPD Gerindra Hendrik Lewerissa, mantan Ketua MPH Sinode GPM John Ruhulessin, Ketua DPD Golkar Papua Barat Mo­zes Rudy Timisela, Sekretaris DPD PDIP Maluku Lucky Wattimury dan anggota DPD RI sekaligus politisi Demokrat Michael Wattimena.

Direktur SDI Barkah Patti­mahu menjelaskan survei tersebut dilakukan terhadap 500 responden masyarakat Maluku terhitung 4-12 Juli 2017.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan margin error sebesar 4,47 persen. Sur­vei dilakukan dengan wawan­cara dan tatap muka meng­gunakan kuisioner.

Dari hasil yang ada, Andre merupakan kandidat balon wagub dengan perolehan hasil survei yang tertinggi. Bupati Malra ini berada di angka 21,40 persen disusul Sahuburua 14,60 persen.

Di urutan ketiga ada Huwae yang mengantongi 7,60 per­sen, disusul Lewerissa 5,40 per­sen, Ruhulessin 4,40 per­sen, Timisela 2 persen, Watti­mury 2 persen dan Wattimena 0,60 persen.

“Untuk hasil survei balon wagub menjelang Pilkada Ma­luku tahun 2018, menunju­kan Pak Andre memiliki hasil survei tertinggi dan di posisi kedua ada Pak Sahuburua,” jelas Pattimahu saat mema­parkan hasil survei disela-sela Rapimda Partai Golkar, Sabtu (29/7).

Pattimahu juga mengaku tingkat elektabilitas balon wa­gub masih bisa berubah ka­rena ada 42 persen responden yang belum menetapkan pili­han saat survei. (S-46)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon