Kriminal ›› Rumah Wartawan Siwalima Diserang

Rumah Wartawan Siwalima Diserang


Namlea - Rumah wartawan Harian Pagi Siwalima di Namlea, Abdul Rasyid Ohorella diserang oleh Orang Tak Dikenal (OTK) Minggu subuh (13/11), sekitar pukul 04.00 WIT.

Batu berukuran besar meme­cahkan dua buah kaca jendela di ruang makan dan dua lainnya jatuh di halaman. Ada dua carik kertas yang diikat di batu itu yang berisikan ancaman.

Dalam surat itu, si pengancam menuliskan kalimat ancaman agar Lili, sapaan Abdul Rasyid Ohorella  menjaga istri dan anaknya baik-baik.

Dalam satu lembar kertas lagi OTK ini menulis,” Kalau ganggu bos, beta akan cincang ce lapis dengan ce anak dan ce bini.”

Menurut Lili, saat terjadi aksi pelemparan itu, ia dan keluarganya masih tidur. Tiba-tiba mereka di­kejutkan dengan bunyi suara keras di atap seng.

Sebelum beranjak dari tempat tidur, anak lelakinya yang duduk di bangku SMA telah duluan mengedor pintu kamar seraya memberitahukan kalau rumah dilempari, dan kaca jendela yang pecah.

Lili dan istrinya lalu buru-buru keluar kamar. Anak Lili serta temannya yang kebetulan tidur di rumah serta para penghuni kos bersama-sama mencari pelaku pelemparan. Tapi sang pelaku sudah menghilang.

Saat mencari-cari di pekarangan rumah, ditemukan lagi satu batu yang diikat dengan secarik kertas, yang berisi pesan ancaman seperti di kertas lainnya.

Lili tidak mau mengadukan kasus pelemparan dan pengan­caman ini kepada polisi. Ala­sannya, sulit untuk mengungkap pelakunya.

“Percuma melapor dan dibikin BAP, karena kita juga tidak tahu siapa pelakunya.Ini tindakan pengecut dari orang tak berta­nggung jawab yang ingin memperkeruh suasana. Ancaman tertulis ini tetap beta antisipasi dan berikhtiar,” tandas Lili.

Lili tak ingin berspekulasi atas teror ini. Walau dapat meraba maksud dari isi pesan itu, dia tidak merasa terganggu dan tenang menyikapinya.

“Hari Kamis sudah ada teman yang kasih tahu atas omongan dari seseorang bahwa beta jadi target, karena ada yang tidak sukai beta,” ujarnya.

Lili hanya berharap agar OTK ini dibuka pintu hatinya dan mendapat hidayah dari Allah SWT, sehingga tidak meng­ulangi perbuatannya. (S-31)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon