Politik ›› Rezim Bob Berakhir, Roy Pimpin Demokrat

Rezim Bob Berakhir, Roy Pimpin Demokrat


Ambon - Elwen Roy Pattiasina terpilih memimpin Partai Demokrat Provinsi Maluku periode 2017-2022. Ia terpilih secara akla­masi dalam Musda III, Jumat (19/5), di Swiss Bellhotel.

Dari 10 DPC, hanya 1 DPC yang abstein, yakni DPC Kabupaten Kepulauan Aru, yang saat ini sementara di­pim­pin oleh Elviana Pattia­sina. Sementara 9 lainnya mem­be­rikan suara ke Roy.

DPD tidak menggunakan hak suaranya, lantaran Ke­tua DPD Demokrat Maluku, Jacobus F Puttileihalat tak nongol di arena Musda. Bob, sapaan Jacobus F Putti­lei­halat awalnya melakukan manuver untuk memperta­han­kan kursi kepemimpi­nan­nya. Ia dikabarkan men­dapat dukungan dari DPC SBB dan Kota Tual.

Namun ternyata saat pe­milihan, mereka beralih mendukung Roy. Informasi­nya, Bob memilih tak hadir lantaran sudah mencium kekalahannya.

Banyak kader partai tak lagi mau mendukung Bob, dan bertekad untuk mengak­hiri rezimnya karena saat ia memimpin Demokrat banyak masalah yang melilit partai berlambang bintang mercy ini.

DPP Demokrat yang di­wakili oleh Ketua Badan Pembinaan Organisasi Ka­de­risasi dan Keanggotaan (BPOKK), Jenderal TNI (Purn) Edhie Pramono Wibowo juga mendukung Roy.

Sebelumnya Roy pernah menjabat Ketua DPD Partai Demokrat Maluku periode 1996-2012 menggantikan Zefnath Manduapessy. Ke­mudian ia menjadi sekre­taris mendampingi Bob Puttileihelat.

Sidang berlangsung se­cara tertutup yang dipimpin oleh  Pramono, didampingi Arnes Sopacua dari unsur DPD selaku Sekretaris, Dewi Rolobessy (unsur DPD) dan dari unsur DPC yakni Elviana Pattiasina dan Hasyim Rahayaan selaku anggota.

Sidang yang berlangsung satu setengah jam itu, hanya diikuti oleh para pemilik suara yakni ketua-ketua DPC, dengan agenda sidang yakni pandangan umum, pembahasan tata tertib, penyampaian laporan per­tanggungjawaban ketua DPD demisioner yang diwa­kili Wakil Ketua DPD, Asri Arman, selanjutnya proses pemilihan ketua DPD.

“Pemilik suara ada pada ketua-ketua DPC, kalau ada yang tidak pilih itu hal biasa dan kami DPP hanya me­ngikuti suara terbanyak karena itu adalah suara dari bawah yang harus kita dengar,” tandas  Pramono saat menutup Musda III Demokrat Maluku.

Pramono meminta agar Pattiasina segera menyusun kepengurusan lengkap DPD Partai Demokrat Maluku.

“Segera isi kepengurusan dengan orang-orang yang tepat karena anda sudah menjadi nahkoda dari kapal pada DPD Partai Demokrat Maluku, gunakan tim forma­tur dan saya sebagai sekre­taris dewan formatur dan saya amankan amanah dari semua yang menjadi pengu­rus di DPD ini dan saya tidak mau ada intervensi. Saya juga minta agar kepengu­rusan ini diisi oleh 30-35 persen perempuan,” pintanya.

Selanjutnya, Pramono juga berharap agar DPC-DPC segera lakukan Muscab kalau tidak akan tertinggal nantinya dalam verifikasi. (S-16)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon