Hukum ›› Resmi Tersangka, Polisi Tahan Jimmy Sitanala

Resmi Tersangka, Polisi Tahan Jimmy Sitanala


Ambon - Setelah diperiksa oleh anggota unit laka lantas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, ang­gota DPRD Malteng, Jimmy Sita­nala akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di Rutan Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease.

“Ya, hari ini (kemarin-red) anggota DPRD Malteng kasus laka lantas mengakibatkan meninggalnya  warga Passo itu kita tetapkan yang ber­sangkutan tersangka. Kita sudah panggil dan periksa dan sudah jadi saksi  dan tingkatkan status ter­sangka dan langsung ditahan,” kata Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso kepada wartawan di sela-sela kunjungan Kapolda Maluku di Kantor Bawaslu Maluku, Senin (16/4).

Menurut Kapolres, kasus ini se­gera akan dituntaskan dan proses­nya kini sedang dirampungkan ber­kas untuk dikirim ke jaksa.

“Kita la­kukan penahanan. Seka­rang sedang berproses untuk segera dituntaskan secepatnya,” ujar Ka­polres.

Sebelumnya diberitakan, setelah menerima surat izin Gubernur Maluku, anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah, Jimmy Sitanala akhirnya diperiksa penyidik Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Jumat (13/4).

Sitanala mendatangi kantor Sat­lantas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease sekitar pukul 14.00 WIT dan langsung mengha­dap piket unit laka untuk diperiksa sebagai saksi dalam kecelakaan maut yang mene­waskan Fredy Pattiraja­wane, warga Passo, Kecamatan Baguala Kota Ambon, Minggu (25/3) lalu itu.

“Jadi hari ini, kami memulai pe­meriksaan terhadap yang bersang­kutan. Pemeriksaan terhadap Sita­nala setelah kami diberi surat izin oleh gubernur, sehingga kami lanjutkan pro­sesnya. Kita periksa kapasi­tasnya sebagai saksi, dan akan kita gelar per­kara secara internal untuk selanjut­nya  ditetapkan sebagai ter­sangka jika me­mang bukti-bukti sudah cukup meng­arah ke dia. Tetapi ini kan setelah kita gelar internal dulu,” jelas Kasat Lantas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Muhammad Bam­bang Wi­harga kepada wartawan Jumat (13/4).

Wiharga mengatakan, setelah gelar perkara, terdapat cukup bukti untuk penetapan tersangka maka akan dilihat lagi apakah akan ditahan atau tidak.

“Setelah ini juga berkas kita lengkapi dan kita kirim ke jaksa tetapi sebelumnya kan kita harus lihat dulu keterangan-keteranganya, baik itu keterangan saksi Stela, saksi yang melihat Jimmy ngebut dan saksi lain. Itu nanti kita cross check dan sing­kronkan jika sudah sudah fix  segera kita tuntaskan,” jelasnya .

Untuk diketahui, nyawa Fredy Patti­rajawane, warga Desa Passo, Kecamatan Baguala, Kota Ambon melayang, setelah ditabrak Jimmy G Sitanala. Kecelataan maut itu terjadi di Jalan Sisingamangaraja depan Toko Trisula, kawasan terminal transit Passo, Minggu (25/3), sekitar pukul 05.30 WIT.

Informasi yang diperoleh Siwa­lima, saat itu, Fredy Pattirajawane dengan sepeda motor honda Blade DE 3716XX melaju dari arah Passo hendak menuju Suli, saat tiba di depan Toko Trisula, muncul Jimmy Sitanala yang mengendarai mobil honda Brio berwarna merah DE 1579 AH, dengan kecepatan tinggi dari arah Desa Suli, dan langsung menyeruduk Fredy.

Lelaki 41 tahun itu, diduga masuk ke jalur korban, lantaran ia tak bisa mengendalikan laju mobil.  Korban terlempar dari sepeda motor dan terseret hingga 25 meter. Sementara mobil yang dikemudikan Jimmy masuk ke semak-semak.

Akibat tabrakan dasyat itu, kor­ban mengalami luka parah. Kakinya juga putus. Lelaki 39 tahun itu, meninggal dunia sebelum dilarikan ke rumah sakit. Jimmy tak sendiri di dalam mobil. Di dalam mobil ada pegawai Otoritas Jasa Keuangan Maluku, Stella Matita­putty. Pihak ke­po­lisian yang tiba di lokasi ke­jadian, memintai keterangan saksi-saksi, dan langsung meng­aman­kan Jimmy dan dan Stella. (S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon