Daerah ›› Rekomendasi tak Dijalankan, KASN Lapor Pemkot ke Presiden

Rekomendasi tak Dijalankan, KASN Lapor Pemkot ke Presiden


Ambon - Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) berjanji akan meninjau kembali seluruh rekomendasi yang selama ini disampaikan ke Pemkot Ambon terkait non job sejumlah pejabat beberapa waktu lalu.

KASN mengancam akan melaporkan ke Presiden Joko Widodo jika, Pemkot Ambon tak  menindaklanjuti reko­mendasi tersebut.

“Sampai saat ini belum ada laporan dari Pemkot Ambon. Kami sudah mengeluarkan surat penegasan dengan batas waktu sampai akhir Februari 2019 kemarin, tapi karena tidak ada feedback, terpaksa kami akan lakukan peninjauan kembali rekomendasi untuk turun langsung ke Ambon. Dan jika rekomendasi mereka belum dilaksanakan, kami segera lapor ke presiden,” kata Asisten Komisioner Bidang Mediasi KASN, Andi Abubakar, kepada Siwalima melalui telepon seluler­nya, Senin (11/3).

Rupanya KASN kali ini tak main-main dengan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy. Hal itu menurut Abubakar lantaran walikota tidak pernah mau menjalankan rekomendasi yang disampaikan pihaknya baik secara lisan maupun tulisan.

Abubakar mengatakan pihaknya tak main-main dengan kasus non job ASN, dan mereka tetap akan meng­usut hingga tuntas.  “Kami tidak main-main, kan ada prosedurnya. Selama kasus ini masih bisa kami tangani, maka kami akan tetap berproses. Jika sudah tidak baru kami lapor ke presiden. Apalagi kasus seperti ini bukan saja di Ambon, tapi hampir semua daerah, makanya kami proses lama,” jelas Abubakar.

Dirinya menilai, Richard Lou­henapessy membangkang terhadap semua rekomendasi KASN, padahal berdasarkan aturan ada kesalahan yang dilakukan sang walikota dengan menonjobkan sejumlah pejabat.

Sebelumnya diberitakan, Pansus Kepegawaian DPRD Kota Ambon meminta Walikota Ambon, Richard Louhenapessy menindaklanjuti dua rekomendasi dari KASN yang belum dilaksanakan Pemkot Ambon.

Dua rekomendasi tersebut yakni KASN meminta walikota mener­bitkan surat keputusan pember­hentian sementara mantan Kadis Perhubungan Kota Ambon, Piet Sai­mima untuk diperiksa, dan surat tentang penempatan Hendri Sopacua yang menurut KASN harus ditempatkan dimana.

“Kami harapkan agar Walikota dapat menindaklanjuti rekomendasi KASN, menyangkut dengan surat keputusan pemberhentian se­mentara mantan Kadis Perhu­bungan Kota Ambon, Piet Saimima untuk diperiksa dan surat tentang pe­nempatan Hendri Sopacua, yang menurut KASN harus ditempatkan dimana,” jelas Sekretaris Pansus Kepegawaian Kota Ambon, Rovik Afifuddin saat dihubungi Siwalima melalui telepon seluler, Rabu (23/1)

Menurut Rovik, rekomendasi KASN harus ditindaklanjuti oleh walikota karena sifatnya me­ngikat dan dilaksanakan demi penyeleng­gara pemerintah yang baik. “Ini sudah satu tahun lebih ASN yang dimutasi belum ada jabatan. Saya harap ada itikad dan kebijaksanaan baik dari walikota,” kata politisi muda Partai Persatuan Pembangu­nan ini.

Diakuinya, berbagai upaya terus dilakukan pansus menyikapi per­soalan mutasi ASN yang dilakukan oleh peme­rintah, namun semuanya dikembalikan kepada walikota.

“Kita di pansus sudah bekerja maksimal, segala cara kami sudah lakukan untuk kembalikan ASN yang dimutasi dari jabatan. Namun sampai saat ini belum dilakukan, jadi semuanya tergantung dari walikota, jadi nanti tanya saja ke walikota, kenapa belum tindaklanjuti. Saya ha­rapkan dalam pelaksanaan perombakan birokasi para ASN yang dimutasi dapat dikembalikan sesuai jabatan mereka,” harap Rovik

Belum Dilaksanakan

Walikota Ambon, Richard Lou­henapessy mengklaim, ada dua surat rekomendasi dari KASN yang belum dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Ambon.

Dua rekomendasi itu yakni, KASN meminta walikota menerbitkan surat keputusan pemberhentian semen­tara mantan Kadis Perhubungan Kota Ambon, Piet Saimima untuk diperiksa dan surat tentang pe­nempatan Hendri Sopacua, yang menurut KASN harus ditempatkan dimana.

“Semua warning oleh KASN telah kita laksanakan, kecuali ada dua yakni terkait mantan Kadishub, Piet Saimima danKadis Pariwisata, Hendry Sopacua. Semuanya sudah ada tinggal kami surati KASN saja,” jelas Louhenapessy kepada warta­wan pada kegiatan coffe morning di The City Hotel, Selasa (22/1).  (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon