Kesra ›› Rekening Investor Maluku di Pasar Modal Meningkat

Rekening Investor Maluku di Pasar Modal Meningkat


Ambon - Total rekening investor yang ada pada pasar modal di Provinsi Maluku  mengalami peningkatan sebesar 51,10%. Pada periode Februari 2017, tercatat total rekening investor mengalami peningkatan yang siginifikan.

Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku Bambang Hermanto menjelaskan, total rekening investor meningkat 51,10% atau berjumlah 488 rekening dari 955 rekening menjadi 1.44 rekening di bulan Februari.

“Investasi yang paling banyak diminati adalah reksadana sebanyak 512 rekening, saham 511 rekening dan Surat Berharga Negara (SBN) 157 rekening,” ungkap Hermanto kepada Siwalima di ruang kerjanya, Rabu (26/4).

Dikatakan, dari pertumbuhan positif yang ditunjukkan, dapat diproyeksikan akan terus berlanjut dan diharapkan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi di Maluku.

Hal ini merupakan salah satu kerja keras dari Bursa Efek Indoensia (BEI) Cabang Ambon yang selalu melakukan berbagai kegiatan menyangkut dengan pasar modal.

“Setiap Sabtu bertempat di kantor BEI dibuka sosialisasi terkait dengan pasar modal, karena tentu banyak yang tertarik untuk masuk beraktifitas dan berinvestasi di pasar modal. Karena jika sudah terdaftar disitu, bisa jadi wakil penjual agen atau saham,” ujarnya.

Menurutnya, selain melakukan sosialisasi di kantor, BEI juga telah  membuka galery investasi di Unpatti, UKIM dan IAIN. Dengan mengenalkan kegiatan investasi pasar modal kepada kalangan anak muda terutama di perguran tinggi, sangat membantu akselerasi keuangan di pasar modal, karena kalangan anak muda antusias untuk melakukan investasi.

Untuk menanam saham di pasar modal tidak membutuhkan biaya besar, namun hanya dengan modal Rp 300-500 ribu sudah bisa bermain di pasar modal dan memiliki saham.

“Saya yakin, kalau kita terus lakukan sosialisasi maka, diperkirakan akan alami peningkatan, karena ini adalah suatu hal yang menarik. Kedepan kita juga akan buat kegiatan untuk libatkan seluruh kalangan untuk berinvestasi dipasar modal,” pungkasnya. (S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon