Pendidikan ›› Puluhan Tutor PAUD se-Kecamatan Nusaniwe Ikut Pelatihan K13

Puluhan Tutor PAUD se-Kecamatan Nusaniwe Ikut Pelatihan K13


Ambon - Kurang lebih 60 tutor dan pengelola lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kecamatan Nusaniwe mengikuti sosialisasi sekaligus pelatihan Kurikulum 2013.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Kependidikan Kecamatan Nusaniwe yang dipusatkan pada aula Gedung gereja Bethel Desa Latuhalat ini dibuka secara resmi oleh Plt Kadis Pendidikan Kota Ambon Romeo Soplanit, Selasa (3/10).

Kepala UPTD Kependidikan Kecamatan Nusaniwe Fien Sahuleka dalam laporannya menjelaskan, program PAUD merupakan program yang bertujuan untuk memberikan pendidikan kepada anak sejak dari lahir hingga berumur 6 tahun untuk mempersiapkan anak-anak ini kelak miliki kesiapan untuk masuk ke jenjang sekolah dasar (SD).

“Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk menyamakan persepasi bagi para pengelola maupun tutor PAUD tentang kurikulum 2013 serta untuk meningkatkan mutu PAUD,” jelas Sahuleka dalam laporannya.

Sementara dasar dari pelaksanaan kegiatan ini kata Sahuleka adalah, UU Nomor: 20 Tahun 2013 tentang Sistim Pendidikan Nasional (Sisdiknas) Non Formal, Peraturan Peme­rintah Nomor: 19 Tahun 2005 tentang Standar Pendidikan Nasional, Peraturan pemerintah Nomor: 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelengga­raan Pendidikan serta Permendikbud Nomor: 58 tahun 2019 tentang Standar PAUD.

Kegiatan ini sendiri diikuti oleh kurang lebih 60 tutor serta pengelola lembaga PAUD dari 40 lembaga PAUD yang ada di Kecamatan Nusaniwe. Sasaran dari kegiatan ini tidak lain aagar para peserta dapat mengetahui apa itu kurikulum 2013 dan para peserta juga dapat memahami bagaimana proses kurikulum 2013 diterapkandi tingkat PAUD. “Untuk narasumber yang diha­-dirkan dalam kegiatan ini adalah akademi dari Universitas Patti­mura yakni Ny A. Abarua dosen pada Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),” jelasnya.

Sementara itu Plt Kadis Pendidikan Kota Ambon Romeo Soplanit dalam sambutannya sakaligus membuka kegiatan itu mengatakan, pelaksanaan pelatihan ini penting untuk harus dilakukan agar pemahaman tentang kurikulum 2013 sama.

Tugas dari para tutur ini sangat suci dan mulia begitupun pengorbanannya sangat besar seab tugasnya adalah membuat yang tuli mendengar dan yang buta melihat. Tugas itu adalah mengajar anak-anak ini sejak usia dini pada lembaga PAUD.

“Anak adalah buah hati kita untuk itu saya minta saat mengajar nanti para tutor anggaplah anak-anak didinya sebagai buah hati anda, maka keluarga bapak dan ibu para tutor akan diberkati serta anak-anak didiknya juga akan berhasil,” tukasnya.

Dijelaskan, dalam kurikulum 2013 ini, juga berbicara tentang dasar-dasar PAUD, dimana anak-anak didik ini dibina untuk kembangkan potensi mereka dan dibantu oleh para tutor. Potensi yang dimaksud adalah dibidang agama, moral dan bahasa serta hal-hal lainnya termasuk mengajar bagaimana cara mengontrol emosi.

Semua program atau kurikulum bagus, namun yang terpenting adalah para tutor harus melayani dengan hati, jangan mengendalikan pendidikan ini dengan keterpaksaan atau karena diiming-imingkn imbalan, sebab biar kurikulum bagus namun bila gurunya malas maka tak ada perkembangan apa-apa pada anak didiknya.

“Untuk itu saya minta para tutur dapat jalankan tugas mulai ini dengan baik, agar hasil yang dituai nanti adalah hasil yang baik pula. Saya berharap para tutor dan pengelola PAUD bisa ikut kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar semuanya satu persepsi tentang kurikulum ini agar pelaksanaan dan penerapan kurikulum ini dapat berjalan dengan baik,” harapnya (S-43).



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon