Pendidikan ›› Poltek Ambon Resmi Buka Prodi Teknik Produksi Migas

Poltek Ambon Resmi Buka Prodi Teknik Produksi Migas


Ambon - Untuk menyiapkan SDM Maluku yang mampu mengelola sendiri sumber daya alamnya, seperti Blok Masela dan lainnya, maka Politeknik Negeri Ambon, kini telah resmi membuka Program Studi (Prodi) Teknik Produksi Migas pada pendidikan diploma empat (D4).

“Terkait dengan blok masela kita dapat itu revitalisasi dari Kemenristekdikti untuk dapat siapkan peralatan dan SDM untuk Migas dan sekarang kita  sudah punya prodi Teknik Produksi Migas, dan tahun ini merupakan angkatan I,” ungkap Direktur Politeknik Negeri Ambon, Djon Kafiane Elwarin kepada wartawan di sela-sela kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2017, di aula kampus tersebut.

Menurutnya, untuk angkatan I ini, Politeknik Negeri Ambon telah melakukan seleksi dan kuota yang ditentukan oleh Kemenristkedikti hanyalah 15 mahasiswa. Hasil proses seleksi tersebut akan diumumkan pada 4 September mendatang dan proses belajar mengajarnya akan berlangsung pada 18 September nanti.

Ia mengaku, memang sedikit kuota untuk prodi ini diberikan, sebab seluruh pembiayaan kuliah akan didanai oleh Kemenristekdikti. Dimana para mahasiswanya sejak awal kuliah hingga selesai, akan dibiayai oleh Kemenristekdikti melalui beasiswa yang diberikan.

“Prodi baru ini tidak langsung dikelola Politeknik Negeri Ambon, karena pengelola yang sebenarnya ialah Kemenristekdikti. Hanya saja dalam waktu dekat kami akan bentuk tim khusus untuk bantu pengelolaan prodi ini, ujarnya.

Kedepan kata Elwarin, pihaknya berencana agar prodi ini dapat dikembangkan menjadi jurusan migas dan didukung oleh beberapa prodi pendukung lainnya. Walaupun telah dipastikan proses perkuliahan berlangsung 18 September, namun terkait dengan tenaga pendidik, hingga saat ini, pihaknya masih menunggu hasil diskusi antara Politeknik Negeri Ambon dengan Kemenristekdikti, terkait dengan kurikulum yang akan digunakan untuk prodi tersebut.

“Walaupun demikian saya bisa pastikan sebagian besar tenaga pendidik  khusus migas akan diambil dari IITB dan Sekolah Tinggi Migas di Jawa Tengah,” jelasnya (S-43)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon