Kriminal ›› Polisi Usut Pelaku Peledakan Bom di Porto-Haria

Polisi Usut Pelaku Peledakan Bom di Porto-Haria


Ambon - Siapa pelaku peledakan bom di perbatasan Negeri Porto dan Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah masih diusut polisi.

Hasil olah TKP yang dilakukan Polsek Saparua memastikan bom yang diledakan itu, adalah bom rakitan.

“Hasil olah TKP  ditemukan serpihan bom berupa beberapa penggalan besi yang diperkirakan berukuran 4 cm serta di TKP terdapat lubang yang diduga kuat disebabkan akibat ledakan. Polisi masih terus selidiki pelaku,” kata Kasubbag Humas Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Iptu N Anakotta, kepada wartawan, Kamis (20/4) di Mapolres Ambon.

Menurut Anakotta, ledakan tersebut tidak membahayakan warga sekitar, karena lokasinya berada di dalam hutan dan  jauh dari pemukiman warga,

“Hanya saja akibat ledakan tersebut sempat menimbulkan berbagai opini di masyarakat, hal ini yang harus kita cegah, dengan harapan masyarakat tidak gampang terprovokasi dan menyerahkan penyelidikan ke pihak kepolisian serta jika ada yang mencurigakan terkait ledakan tersebut, segera la­porkan ke pihak kepolisian,” tandas Anakotta.

Gegerkan Warga

Warga Negeri Haria dan Porto dige­gerkan dengan bunyi ledakan di per­ba­ta­san kedua negeri, Senin (17/4).  Leda­kan yang terjadi sekitar pukul 20.30 WIT itu, disaat warga kedua negeri sementara mengikuti ibadah perayaan Paskah.

Informasi yang diperoleh dari kepo­lisian, ledakan yang diduga bom rakitan itu terjadi disamping RSU Saparua, yang adalah perba­tasan ne­geri Porto dan Haria. “Ledakan terjadi saat hujan deras, ketika kedua warga ne­geri sedang melakukan iba­dah. Le­dakan tersebut meng­gegerkan warga kedua negeri. Pemerintah Negeri Porto ke­mudian melaporkan ledakan  itu ke pihak ke­polisian,” ujar sumber kepada warta­wan, Selasa (18/4).

Sekitar pukul 20.45 WIT anggota TNI dan Polri turun ke lokasi leda­kan. Namun kondisi hujan deras membuat aparat  keamanan kesulitan untuk menelusuri lokasi leda­kan itu. Pihak kepolisian langsung berge­rak cepat untuk meng­himbau warga kedua negeri agar tidak terprovo­kasi. Di­duga bom tersebut diledakan oleh oknum tidak bertang­gung jawab untuk meng­gang­gu kondisi keamanan di kedua negeri, yang sebelumnya ter­libat konflik. (S-45)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon