Kriminal ›› Polisi Sementara Kejar Pelaku Penodongan Mantan Pacar

Polisi Sementara Kejar Pelaku Penodongan Mantan Pacar


Ambon - Polisi saat ini sementara mengejar Nudi (20) warga Galungung Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau, yang diduga merupakan pelaku penodongan dan penganiayaan terhadap mantan pacarnya sendiri.

“Kita sementara kembangkan dan dalami kasus ini. Pelakunya sementara kita dikejar,” singkat Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Ambon dan Pulau-pulau Lease AKP Agung Tribawanto kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat (2/11).

Sebelumnya diberitakan tak selamanya hubungan asmara yang sudah berakhir akan selalu berujung manis. Namun sebaliknya bisa membawa petaka pada diri sendiri, teristimewa bagi kaum perempuan.

Seperti kejadian yang menimpa TH warga Negeri Rumahtiga, Kecamatan Teluk Ambon. Wanita 20 tahun ini oleh mantan pacarnya ditodong dengan sebilah pisau kemudian dianiaya.

Bukan hanya itu, uang tunai sebesar Rp 2,5 juta juga raib diambil mantan pacarnya Nudi (20), warga Galungung Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau Kota Ambon. Peristiwa ini menimpa korban pada Rabu (31/10), sekitar pukul 22.00 WIT di kawasan Batu Layar, Kecamatan Leihitu Barat, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Menurut Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKP Agung Tribawanto kepada wartawan di Mapolres Ambon, Kamis (1/11), kejadian berawal dari korban sementara berada di dalam KMP Ferry  Galala menuju Poka.

Tiba-tiba pelaku datang dari arah belakang dan menodong menggunakan sebilah pisau dan memaksa korban untuk naik ke mobil toyota avansa warna hitam yang dikendarainya.

Entah telah dirasuki pikiran jahat, saat korban telah berada dalam mobil, pelaku kemudian melancarkan aksinya dengan mengikat kaki, tangan dan tutup mulut korban menggunakan lakban warna hitam.

Setelah melihat sasarannya tidak berdaya tanpa ada rasa kasihan, karena korban pernah menjalin hubungan dengannya, pelaku kemudian memukul korban menggunakan kepalan tangan sehingga korban mengalami luka lebam pada wajah. Bahkan pelaku juga menggigit korban dari pergelangan tangan.

Bukan hanya itu, pelaku juga merampas  uang milik korban sebanyak Rp 2,5 juta. Setelah aksi kejahatannya berhasil dilakukan, pelaku kemudian meninggalkan korban sendirian di kawasan Batu Layar. Beruntung korban yang tinggal sendirian ditemukan warga setempat dan dibawa kembali ke tempat tinggalnya.

Korban yang diantar pulang tak langsung ke rumahnya tetapi melaporkan masalah ini ke pihak kepolisian untuk ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Agung Tribawanto menambahkan, terkait kasus ini pihaknya masih terus melakukan penyilidikan dan pengembangan guna menangkap pelaku.

Pelaku akan dikenakan pasal 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. (S-34)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon