Kriminal ›› Polisi Gagalkan Penyelundupan BBM Illegal ke MBD

Polisi Gagalkan Penyelundupan BBM Illegal ke MBD


Ambon - Polres Ambon dan Pulau-pulau Lease berhasil mengga­galkan penyelundupan bahan bakar minyak (BBM) illegal yang diduga akan dipasok ke Pulau Moa Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD).

Polisi menangkap angkutan laut yang memuat belasan ton BBM tersebut yakni KM Citra yang berlabuh di Pelabuhan Slamet Riyadi, Selasa (30/10).

Informasi yang dihimpun Siwalima terungkap, kalau pe­nyelundupan BBM yang berhasil digagalkan beru­pa minyak tanah 5 ton, ben­sin 5 ton dan solar 5 ton. Rencananya BBM tersebut akan diangkut ke Pulau Moa.

Namun usaha melo­loskan BBM tanpa ijin ini dicium polisi berdasarkan laporan masyarakat, sehi­ngga langsung bergerak ke pelabuhan Slamet Riyadi sekitar pukul 16.30 WIT. 

Di tempat kejadian perkara (TKP), polisi kemudian menggagalkannya dan memasang police line, semen­tara Kapten Yulius Duparlira dan 3 orang ABK KM Citra dibawah ke Polres Ambon guna diminta keterangan.

Salah satu ABK Kapal Serwaru yang enggan dikorankan kepada wartawan mengungkapkan, sebelum BBM tersebut diambil dari dalam pelabuhan  Slamet Riyadi dan kemudian dibawa ke KM Citra dengan menggunakan gerobak untuk diangkut ke Kabupaten MBD untuk dijual ke masyarakat.

Sementara itu Kepala Satuan Re­serse dan Kriminal Polres Ambon dan Pulau-pulau Lease AKP Agung Tribawanto kepada wartawan Kamis (1/11) membenarkan adanya peristiwa ini. “Kita belum memeriksa barang bukti sebab harus membongkar dulu dari kapal tetapi kemungkinan di atas lima ton,” katanya.

Ia mengungkapkan sudah enam orang saksi telah diperiksa, diantara­nya Tony Maranatha yang diduga merupakan pemilik BBM illegal tersebut.

Ditegaskan BBM illegal ini tidak memiliki ijin dan dokumen resmi, sehingga pihaknya masih melakukan pendalaman dan akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti Pertamina serta  Dinas Perindustrian dan Perdagangan.

“Kita masih terus dalami apakah BBM illegal ini merupakan subsidi masyarakat, nelayan ataukah industri,” tukasnya (S-34)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon