Hukum ›› PN Masohi Didesak Tahan Kadis Pendidikan SBT Jadi Terdakwa Korupsi DAK

PN Masohi Didesak Tahan Kadis Pendidikan SBT


“Saya tegaskan kepada pihak Pengadilan Negeri Masohi agar segera menahan Kadis Pendidikan SBT, yang telah bertatus terdakwa dalam kasus dugaan korupsi DAK SBT,” tandas Ketua Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Bula, Samsul Rumatiga kepada Siwalima di Ambon, Sabtu (18/6).

Samsul juga mendesak Bupati Abdullah Vanath agar segera mencopot Suwakul karena dinilai tak layak lagi menjabat Kadis Pendidikan.

“Sesuai UU Nomor 32 Tahun 2004, maka saya minta kepada Bupati SBT, agar segera mencopot Hasan Suwakul karena kami menilai bahwa yang bersangkutan tak layak lagi menjadi seorang kadis,” ujarnya.

Sebagai Bupati, Samsul meminta Vanath mendukung upaya menciptakan pemerintahan yang bersih, dengan mencopot pejabat-pejabat yang tersandung kasus korupsi.

Sebelumnya belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Maluku Bersatu (AMB) Kabupaten SBT, Kamis (9/6) melakukan demonstrasi di PN Masohi menuntut, pengadilan menahan Kadis Pendidikan Kabupaten SBT Hasan Suwakul.

Mereka mempertanyakan, mengapa Suwakul tidak ditahan seperti tersangka kasus korupsi lainnya, tetapi dibiarkan menghirup udara bebas oleh pengadilan.
Salah satu hakim anggota yang memeriksa dan mengadili kasus Suwakul, Ch.

Tetelepta kepada para pendemo, mengaku yang berkewenangan memberikan kewenangan adalah Ketua PN Masohi, Djamaludin Ismail. Namun ia saat ini berada di luar daerah, karena mengikuti pelatihan. (S-35)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon