Politik ›› PKS Tunggu Wagub SA Jelang Suksesi Maluku

PKS Tunggu Wagub SA


DPP PKS telah memutuskan rekomendasi kepada petahana, Said Assagaff. Namun, sampai saat ini PKS belum menentukan siapa balon wagub yang akan mendampingi petahana.

PKS menunggu pengajuan figur wagub dari petahana sebelum salinan rekomendasi diserahkan. SA sampai saat ini belum menga­jukannya ke PKS, padahal, Golkar sebelumnya telah merekomendasikan pasangan Said Assagaff-Andreas Rentanubun.

Wakil ketua DPW PKS Maluku, Suhfi Majid mengaku, keputusan DPP PKS yang mendukung SA, sebagai calon gubernur, ditetap­kan pada rapat Dewan Pengurus Tingkat Pusat (DPTP) PKS, Rabu (18/10) lalu.

“Keputusan DPP PKS kepada petahana telah final. Pengambilan keputusan juga berjenjang. Jadi tidak akan berubah,” kata Suhfi kepada Siwalima Minggu (12/11).

Ia menjelaskan, keputusan DPTP PKS yang terdiri dari Dewan Syariah, Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) dan Presiden DPP dibawah kendali utama Ketua Majelis Syuro, yang menginstruk­sikan kepada DPW, DPD hingga jajaran DPRD untuk mengawal keputusan dimaksud, sehingga keputusan tersebut mutlak.

“Keputusan DPTP ini sifatnya mutlak sehingga harus dikawal oleh seluruh jajaran DPW dan pengurus di bawahnya,” jelasnya

Ia mengakui, rekomendasi yang diberikan kepada petahana ber­sifat Surat Keputusan. Untuk itu, DPW PKS Maluku pada prinsipnya masih menanti turunnya SK terse­but.  “Kita belum terima SK DPP, sehingga kita masih tunggu SK tersebut sebab harus ada dua nama, yakni calon gubernur dan wagub,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk pasangan balon cawagub belum diputus­kan, sebab DPP PKS sendiri masih menunggu kepastian figur wagub dari petahana.

“DPP memahami jika ada proses penetapan cawagub oleh Pak SA sebagai bagian dari kepastian proses menghadapi pilkada nantinya. PKS menahan diri sampai proses ini jelas dan tegas baru ada wakil,” katanya.

Menurut mantan anggota DPRD Maluku ini, soal calon wagub tinggal menunggu waktu untuk diumumkan. Namun ia tidak memungkiri jika dinamika penentuan calon wagub, masih dalam pertimbangan lantaran ketika membaca kondisi lingkungan eksternal dan perkembangan Pilkada Maluku.

“Ini hanya soal dinamika, tetapi penetapan cawagub tinggal menunggu waktu. PKS membaca jika petahana sedang mencermati lingkungan eksternal sebagai variabel strategi pemenangan dalam pilkada 2018 nanti. Dan tentu PKS akan menunggu Beberapa waktu ke depan, sampai SK tersebut juga akan dikeluarkan oleh DPP setelah dinamika ini selesai”,tegasnya.

Secara struktural, SK pasangan calon yang akan dikeluarkam oleh DPP nanti, siapapun calon wakil gubernurnya tugas DPW dan jajaran yang ada di bawah mengawal, mengamankan dan mensosialisasikannya.

“DPW PKS telah menyiapkan perangkat dan mekanisme sosialisasi SK DPP kepada kader dan struktur di bawah. Sistemnya sudah kita siapkan, tinggal running saja ketika sudah ada reko­mendasi,” tandasnya. (S-46)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon