Kesra ›› Petani Cabe Binaan BI Jual Hasil Panen ke Luar Maluku

Petani Cabe Binaan BI Jual Hasil Panen ke Luar Maluku


Ambon - Tingginya harga cabe di Kota Ambon belakangan ini, dikarenakan para petani cabe dari Malteng, Buru dan Pulau Seram saja yang menjual hasil cabe mereka ke Papua, ternyata para petani binaan Bank Indonesia (BI) Maluku, juga menjual hasil panen mereka ke luar Maluku.

Padahal para petani cabe yang dibentuk BI seperti di Taeno dan Air Ali di Kecamatan Baguala dengan tujuan untuk menekan inflasi, ternyata menjual hasil panen mereka ke Papua dengan harga yang ckup tinggi. 

Melihat kondisi tersebut, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Kota Ambon Pieter Leuwol mengatakan, terkait dengan kondisi ini, maka pihaknya akan melakukan koordinasi dengan BI untuk membahas masalah tersebut.

“Kita akan lakukan koordinasi dengan BI, karena ternyata petani binaan mereka juga ikut jual hasil panen ke Papua. Kita ingin minta kalau bisa jangan terlalu banyak ke Papua, prioritaskan dulu ke daerah apalagi saat ini harga cabe capai Rp 70 ribu/kg,” tandas Leuwol kepada Siwalima melalui telepon selulernya, Sabtu (13/4).

Menurutnya, untuk petani di Kota Ambon seperti binaan BI , pihaknya bersama BI, bisa memberikan pemahaman dan minta mereka untuk tidak menjual hasil panen mereka ke luar daerah.

Namun yang menjadi kendala, adalah petani yang ada di Pulau Seram, dan Buru. Untuk itu, pihaknya akan lakukan koordinasi juga dengan Disperindag Maluku.

“Hal ini juga kami sudah bicarakan ke Disperindag Maluku, agar petani disana bisa diberikan pemahaman untuk hasil panen mereka tidak semuanya dijual ke luar Maluku,” ujarnya.

Tak hanya masalah cabe kata dia, pihaknya dengan Disperindag Maluku saat ini sementara berupaya untuk meningkatkan produksi bawang, karena hampir sebagian besar bawang merah maupun bawang putih di Maluku diproduksi dari Pulau Jawa.

“Saat ini kita sementara cari solusi bagimana agar produksi bawang dapat meningkat, sehingga tak ada lagi kenaikan harga bawang yang signifikan,” ungkapnya.(S-40)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon