Daerah ›› Perjuangan Tiahahu Bingkai Budaya Hidup Orang Basudara

Perjuangan Tiahahu Bingkai Budaya Hidup Orang Basudara


Ambon - Gubernur Maluku, Said Assagaff mengajak masyarakat Maluku untuk meresapi dan merenungkan kembali nilai-nilai perjuangan Martha Christina Tiahahu untuk membingkai budaya hidup orang basudara, terutama diantara negeri-negeri yang selama ini bertikai agar bisa bersatu lagi dan bergandengan tangan melawan segala bentuk provokasi yang mempertentangkan.

Untuk itu, kata gubernur, biarlah kobaran semangat cinta Maluku, menjadi inspirasi bersama mensuk­seskan pembangunan Maluku di tahun 2015 ini.

“Banyak tantangan akan kita jumpai, banyak perbedaan akan kita rasakan di tahun baru ini, namun bagi saya beta­papun derasnya tantangan dan perbedaan itu, nilai persatuan dan kesatuan akan mengalahkan semua­nya,” ungkap Assagaff, dalam sambutannya pada acara Hari Pahlawan Nasional Martha ChristinaTiahahu ke-197 tahun 2015, yang berlang­sung di Kompleks Monumen pahla­wan tersebut, di kawasan Karang Panjang Ambon, Jumat (2/1).

Dikatakan, hampir dua abad sudah dirasakan perjuangan Srikandi Maluku ini dan kapitan-kapitan besar lainnya di tanah Siwalima. Dampak itu, kiranya jadi motivasi untuk maju dan berkarya demi negeri ini.

Memahami jiwa dan semangat juang Martha Christina Tiahahu adalah sama dengan memahami jiwa dan semangat orang Maluku yang tidak gentar oleh tantangan apa pun, bahkan tidak surut membela harga dirinya. Jiwa dan Semangat orang Maluku adalah jiwa dan semangat keutuhan, menjaga setiap saudara, agar tidak disakiti orang lain, menjaga setiap jengkal tanah agar tidak dirampas. Jiwa dan semangat itu membuktikan bahwa, harus ada keberanian untuk membangun keadilan, kejujuran, cinta kasih, perdamaian, dan ‘hidup orang basudara’ yang tidak boleh terkoyak lagi.

“Jika hari ini kita bisa memperingati perjungan Pahlawan Nasional Martha Christina Tiahahu ke-197  maka ini adalah sebuah tindakan sejarah untuk menata Maluku agar jauh lebih maju dan terhormat,” ujarnya

Usai upacara Gubernur Maluku bersama Muspida bersama Kepala SKPD di lingkup Provinsi Maluku melakukan tabur bunga di Dermaga Lantamal IX Ambon, tepatnya di atas kapal KRI John Lie-358.

Sementara itu,pada hari yang samaPersatuan Anak Muda Maluku (PAMM), mengelar kegiatan sosia­lisasi perjuangan pahlawan Maluku Martha Christina Tiahahu, yang dipusatkan di monumen pahlawan tersebut.

Ketua PAMM, Yani Salampessy mengatakan, tujuan kegiatan ini tidak lain adalah agargenerasi muda Maluku bisa mengingat perjuangan Srikandi asal Maluku ini dan bisa menjadi motivasi bagi anak-anak negeri 1000 pulau ini kedepan. (S-16/S-41)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon