Daerah ›› Penjabat Bupati Aru Minta Pegawai Tingkatkan Profesionalisme

Penjabat Bupati Aru Minta Pegawai Tingkatkan Profesionalisme


Dobo - Pemkab Kepulauan Aru mencanangkan Tahun  Disiplin yang merupakan implementasi dari penerapan PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Upacara pencanangan tersebut dipimpin penjabat Bupati Aru, GAA Gainau, Kamis (9/1) di gedung Kesenian Sita Kena Dobo dan dihadiri oleh seluruh PNS dilingkup Pemkab Kepulauan Aru.

Gainau dalam sambutannya menegaskan, dengan dicanangkan tahun disiplin dan dibentuk tim disiplin, maka seluruh PNS dilingkup Pemkab Kepulauan Aru harus tingkatkan profesionalisme kerja dalam menegakan kedisiplinan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penegakan disiplin PNS yang dilaksanakan dewasa ini, lanjutnya, telah mendapat perhatian berbagai pihak maupaun para pakar dibidang manajemen kepegawaian, dimana seorang pegawai dituntut untuk mengenal diri, mendisiplinkan diri, memimpin dengan keteladanan, menanamkan semangat kemandirian, menghadapi sikap perilaku negatif dan menganggap disiplin bagian dari ibadah.

“Hal ini memberikan gambaran, disiplin PNS memiliki beberapa ciri, yang pada dasarnya bertumpu pada profesionalisme setiap individu yang mempunyai komitmen pribadi yang berkualitas, bertanggungjawab, antisipatif dan inisiatif, tidak menunggu perintah, berusaha meningkatkan kemampuan dan mendengar kebutuhan orang yang dilayaninya, mempunyai sifat empati yang tinggi, jujur, dipercaya dan memegang rahasia serta terbuka pada saran dan kritik dan memiliki komitmen yang tinggi dan sanggup mempertanggung jawabkan kepada Tuhan,” tuturnya.

Penegakan disiplin, kata dia, sangat diperlukan karena salah satu kunci utama untuk mewujudkan PNS yang handal dan profesional menuju kepada pemerintahan yang baik.

PNS dituntut, lanjutnya, untuk menaati kewajiban dan menghindari larangan yang ditentukan dalam perundang-undangan kedinasan.

Dikatakan, disiplin harus berasal dari hati yang tulus sehingga lahir kemauan untuk melaksanakan dan tidak dengan paksaan, sekalipun dalam penerapan peraturan perundang-undangan dikenal ada upaya paksa, sehingga tidak dijadikan disiplin sebagai beban. (S-25)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon