Kriminal ›› Pemuda Nusalaut Tewas Ditikam

Pemuda Nusalaut Tewas Ditikam


Ambon - Justin Simaela (22), pemuda asal Pulau Nusalaut Kecamatan Nusalaut Kabupaten Malteng, tewas ditikam orang tak dikenal (OTK) Sabtu (2/6).

Simaela yang diketahui ting­gal di kawasan Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau Kota Ambon itu ditikam tepat­nya di depan Toko Bintang Nurhayati, jalan Pantai Mar­dika, Keca­matan Sirimau Kota Ambon, sekitar pukul 02.47 WIT.

Korban ditikam di bagian dada sebelah kiri dan saat hendak dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Tantui Ambon nyawa korban tak tertolong. Aparat kepolisian Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease telah me­ng­amankan dua pemuda ber­inisial A dan I dimana diduga salah satunya sebagai pelaku penikaman.

Keduanya langsung digi­ring dan menjalani pemerik­saan intensif penyidik unit 1 Satreskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease. Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP Sutrisno Hady Santoso yang dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa penikaman di kawasan Mardika tersebut.

“Benar ada peristiwa peni­kaman di kawasan Pantai Mardika Sabtu (2/6) dini hari. Kasus ini sudah kita tangani. Dua orang yaitu A dan I sudah kita amankan dan saat ini sementara dalam pemerik­saan penyidik,” jelas Kapolres.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Siwalima menyebutkan, kejadian ini berawal saat korban bersama seorang rekannya Alvianus Siahaya (21) warga Kudamati Lorong Cooker Kecamatan Nusaniwe menuju ke kawasan Terminal Mardika pada Jumat (1/6) sekitar pukul 23.00 WIT.

Mereka berdua bermaksud mencari pelaku Andi warga Desa Batu Merah hendak membicarakan permasalahan yang pernah terjadi pada Rabu 23 Mei lalu sekitar pukul 21.00 WIT.

Namun pada saat keduanya tiba di pos jaga Terminal Mar­dika mereka tidak mendapati pelaku Andi. Kemudian tepat­nya Sabtu (2/6) pukul 01.00 WIT Andi datang ke pos jaga Terminal Mardika, namun tak lama kemudian bersama de­ngan salah seorang rekannya pergi menuju ke eks pasar Gotong Royong.

Tak lama kemudian pelaku bersama beberapa rekannya kembali menuju TKP untuk persiapan makan sahur. Me­reka sempat berpapasan de­ngan saksi dan korban. Kemu­dian saksi dan korban mene­mui pelaku. Selanjutnya saksi menyuruh korban menemui Andi untuk membicarakan masalah secara baik-baik. Namun dalam pembicaraan itu, tiba-tiba terjadi perteng­karan mulut antara korban dan Andi bersama rekannya.

Melihat pertengkaran itu, saksi hendak melerai namun tanpa disadari salah satu pelaku langsung menikam korban dengan benda tajam mengenai pada dada sebelah kiri. Setelah ditikam, korban langsung lari mencoba me­nye­la­matkan diri namun saat berada di depan Pangkalan Ojek Mekar korban terjatuh dan tak sadarkan diri.

Personil polisi yang ber­tugas di pos pengamanan Ge­dung Putih langsung menuju TKP. Petugas kemudian ber­upaya untuk mengevakuasi korban ke Rumah sakit guna mendapat pertolongan medis, akan teapi korban sudah meninggal dunia.

Sekitar pukul 03.00 WIT, je­nazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara mengguna­kan mobil patroli Polsek Siri­mau. Hingga kini sudah dua orang terduga pe­laku diaman­kan pihak kepo­lisian dan masih mengejar beberapa orang lainnya yang diduga meru­pakan rekan pelaku.(S-27)



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon