Pemerintahan ›› Pemkot Tambah Anggaran Pendidikan

Pemkot Tambah Anggaran Pendidikan


Ambon - Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon menambah alokasi anggaran untuk bidang pendidikan sebesar Rp 52,85 milyar lebih dalam APBD  Perubahan tahun 2011.

Dengan penambahan anggaran di bidang pendidikan sebesar Rp 52.850.709.206, maka alokasi anggaran di bidang pendidikan untuk tahun 2011 bertambah menjadi Rp 393.808.570.910, dari sebelumnya Rp 340.957.861.704,- sehingga alokasi anggaran di bidang pendidikan menyerap anggaran sebesar 55,97 persen dari total belanja daerah.

Penyerapan anggaran yang dialokasikan di bidang pendidikan tersebut lebih banyak digunakan untuk kebutuhan anggaran belanja tidak langsung yakni  kebutuhan belanja pegawai berupa gaji dan tunjangan, di mana anggaran yang dialokasikan untuk gaji dan tunjangan sebesar Rp 341.872.971.213 atau 86,81 persen. Sedangkan anggaran belanja langsung untuk peningkatan mutu pendidikan, tenaga kerja kependidikan dianggarkan sebesar Rp 51.935.599.697 atau 19,19 persen.  

“Alokasi anggaran dibidang pekerjaan umum juga mengalami kenaikkan dari sebelumnya Rp 47,254 milyar menjadi Rp 72,818 milyar dalam APBD-P 2011 atau naik Rp 25,563 milyar,” rinci Walikota Ambon, Richard Louhenapessy dalam pidatonya pada rapat paripurna DPRD Kota Ambon dalam rangka penetapan 13 Peraturan Daerah (Perda), sekaligus penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Priotitas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan tahun 2011 dan Rancangan Perubahan APBD  Tahun 2011 di Baileo Rakyat Belakang Soya, Selasa (18/10).

Walikota mengatakan, kenaikan anggaran di dibidang PU tersebut dalam rangka menunjang pembangunan ekonomi yang dibutuhkan infrastruktur dasar sarana dan prasarana yang memadai. Dimana Rp.67,540 milyar digunakan untuk belanja langsung untuk kebutuhan fisik.   

Bidang pemerintahan umum juga terjadi kenaikan alokasi anggaran sebesar Rp 22,763 milyar dari anggaran sebelumnya Rp 111,967 milyar menjadi Rp 134,731 milyar. Dibidang kelautan juga mendapat penambahan anggaran sebesar Rp 575 juta dari anggaran sebelumnya Rp 5.753 milyar menjadi Rp 6,329 milyar. 

Sementara untuk bidang kesehatan terjadi penurunan sebesar Rp 1,094 milyar dari anggaran sebelumnya Rp 35,881 milyar menjadi Rp 34,787 milyar yang menyerap anggaran 4,94 persen dari total anggaran belanja daerah yang meliputi belanja tidak langsung sebesar Rp 24,378 milyar dan belanja langsung sebesar Rp 10,409 milyar.

Untuk bidang sosial dalam upaya penanganan terhadap gejala-gejala sosial seperti penyandang masalah kesejahteraan, kemiskinan, anak-anak terlantar, fakir miskin, penyandang cacat dan masalah lingkungan terjadi penambahan anggaran sebesar Rp 375 juta dari anggaran sebelumnya Rp 12,057 milyar menjadi Rp 12,433 milyar. Di bidang lingkungan hidup dan penataan ruang terjadi penurunan sebesar Rp 797 juta dari sebelumnya Rp 25,192 milyar menjadi Rp 24,395 milyar. (S-26) 



comments powered by Disqus

Berita Terkait


Ambon